Pandan, Kliktodaynews.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) meminta dengan tegas kepada PLN Cabang Sibolga agar tidak melakukan pemadaman listrik selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPD KNPI Tapteng, Lodewick Fraus Seran Marpaung, kepada wartawan di Pandan, Kamis (19/2/2026). Ia menilai pemadaman listrik yang terjadi saat waktu sahur sangat disayangkan dan mengganggu kekhusyukan ibadah umat Muslim.
“Kami sangat menyayangkan terjadinya pemadaman listrik tadi pagi saat saudara-saudara kita sedang melaksanakan sahur. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Harus ada jaminan dari PLN Cabang Sibolga bahwa selama Ramadhan tidak ada lagi gangguan listrik,” tegas Lodewick.
Ia menambahkan, selama Bulan Suci Ramadhan umat Muslim melaksanakan berbagai rangkaian ibadah, mulai dari salat Tarawih, tadarus Alquran hingga sahur di pagi hari. Karena itu, ketersediaan listrik yang stabil menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
“Dalam mendukung pelaksanaan ibadah Tarawih, tadarus, hingga sahur, kami meminta PLN tidak melakukan pemadaman, baik secara bergilir maupun pemadaman total,” ujarnya.
Selain itu, KNPI Tapteng juga meminta PLN memastikan seluruh Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), khususnya di sekitar masjid dan pusat aktivitas masyarakat, tetap menyala selama Ramadhan.
“Kami berharap tidak ada LPJU yang padam, terutama di sekitar masjid. Penerangan jalan sangat penting untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas saat warga berangkat dan pulang dari Tarawih maupun sahur,” tambahnya.
