Bupati Tapteng Desak Mendagri Batalkan Pemangkasan TKD 2026, Tito Karnavian: Akan Kami Perjuangkan

Bagikan :

PANDAN, KlikTodayNews.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons permintaan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu terkait rencana pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026. Tito menegaskan, aspirasi tersebut akan diperjuangkan di tingkat pemerintah pusat.

Permintaan itu disampaikan Bupati Masinton saat mengikuti rapat koordinasi bersama Mendagri, Kepala BNPB, Gubernur Sumatera Utara, serta para kepala daerah se-Sumut, Senin (12/1/2026).

Masinton mengungkapkan, Kabupaten Tapanuli Tengah saat ini berada dalam fase transisi darurat menuju pemulihan, menyusul bencana yang melanda daerah tersebut. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat kebutuhan anggaran daerah semakin mendesak.

“Sekarang kami masuk fase rehabilitasi dan rekonstruksi. PAD Tapteng kecil, sementara kami baru saja dilanda bencana,” ujar Masinton kepada wartawan.

Ia menjelaskan, rencana pemangkasan TKD untuk Tapteng mencapai sekitar 10 persen atau sebesar Rp178 miliar. Angka itu dinilai sangat berdampak terhadap kemampuan fiskal daerah, terlebih di masa pascabencana.

“Pengurangan Rp178 miliar itu sangat berarti bagi daerah miskin seperti kami. Apalagi sekarang dalam kondisi bencana, sementara APBD 2026 kami arahkan sepenuhnya untuk rehabilitasi dan rekonstruksi,” tegasnya.

Masinton mengaku telah menyurati Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar pemangkasan TKD Tapteng dibatalkan. Ia juga menyinggung adanya informasi bahwa pemotongan TKD di Aceh telah dibatalkan.

“Kami berharap Sumatera Utara, khususnya kabupaten yang terdampak bencana, diperlakukan sama seperti Aceh.

Bagikan :