Tak Terima Dilecehkan, Wartawan dari Group Wappress Geruduk Kantor Desa Sei Buah Keras-Batu Bara

Anggota Group Wartawan dari group Wappress datangi Kantor Desa Sei Buah Keras Batu Bara
Bagikan :

BATU BARA – Kliktodaynnews.com|| Oknum Ketua BPD Hendrik Marudut Togatorop yang diduga melecehkan wartawan media cetak. Hal ini terjadi di kantor Desa Sei Buah Keras Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara, sewaktu Muhammad Amin mengantar surat kabar koran. Pasalnya profesi jurnalis group wappress dilecehkan oleh ketua BPD dan sehingga berbuntut panjang. Rabu (24/11/2021)

Setibanya rombongan Wartawan dari group Wappress di desa sei buah keras, langsung menghubungi Marudut lewat telepon seluler dengan tersambung dan mengatakan, ” Wajar aku marah karena dia masuk kantor desa tanpa permisi “, kilahnya.

Namun setelah didesak, Marudut malah bertingkah dengan mengatakan tidak ada urusan dengan wartawan yang menelepon.

“Saya tidak ada urusan dengan anda”, cetusnya dengan nada tinggi.

Mendapat pernyataan tak bersahabat tersebut akhirnya 14 wartawan anggota group Wappress menggeruduk kantor Desa Sei Buah Keras.

Namun setelah mengisi buku tamu, rombongan wartawan kecewa karena Kades Sei Buah Keras dan oknum Ketua BPD tidak berada di kantor.

Baca Juga :  Harga Turun Drastis, Petani Pisang Barangan Dolok Panribuan Resah

Salah seorang laki-laki staf kantor desa mengatakan Kades tidak masuk kantor karena sakit perut.

Sementara Dentina Sitorus yang menjabat Kaur Desa dan diketahui merupakan istri oknum Ketua BPD berdalih Ketua BPD sedang tugas ke luar kota.

Sekedar diketahui, peristiwa yang diduga melecehkan wartawan tersebut terjadi Kamis (11/11/2021) lalu.

Ketika itu M. Amin mengantarkan surat kabar langganan koran ke ruangan Sekdes Sei Buah Keras.

Profesi yang sudah dijalani Amin belasan tahun ini, seperti biasa mengantarkan surat kabar langganan koran ke ruangan Sekdes.

“Setelah koran langganan di letakan di meja Sekdes, saya kemudian keluar,” kata M. Amin.

Begitu keluar, Amin disamperi oknum BPD dan temannya.

” Kau kan wartawan. Seharusnya punya etika. Kalau masuk itu wajib lapor,” hardiknya sembari melontarkan amarahnya dengan emosi tinggi. (STAF07/KTN )

Bagikan :