Residensi Seniman Sinematografi Teater “Tendi Karo Volkano” Lanskap Sumatera Jaringan Gunung Api

Teater Rumah Mata menetapkan nama-nama seniman lintas disiplin yang akan mengikuti Residensi Seniman
Bagikan :

MEDAN – Kliktodaynews.com|| Teater Rumah Mata menetapkan nama-nama seniman lintas disiplin yang akan mengikuti Residensi Seniman dalam proses Penciptaan Karya Kreatif inovatif Sinematografi Teater berjudul Tendi Karo Volkano.

Karya ini mendapatkan dukungan dari program Dana Indonesiana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Penetapan nama-nama ini setelah melewati proses panggilan terbuka, penilaian administratif, penilaian kompetensi dan wawancara. Adapun nama-nama seniman tersebut yakni:

1. S. Metron Masdison : Seni Teater, Keahlian Sutradara Teater dan Film, Penulis Skenario, Direktur Artistik, Periset, dan Kurator, berdomisili di Padang, Sumatera Barat.

2. Syamsul Fajri : Seni Teater, Keahlian Aktor, Sutradara dan Kurator, berdomisili di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

3. Lestari : Seni Tari, Keahlian Koreografer dan Pengkajian Tari, berdomisili di Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta

4. Rafika Ul Hidayati : Seni Rupa, Tari dan Film, Keahlian Fashion Designer dan Penari, berdomisili di Pekanbaru, Riau

5. Hananingsih Widhiasri : Seni Visual, Keahlian Sketsa, Desain Grafis, Ilustrasi Digital, Copy Writing, Mural dan Manajemen Seni, berdomisili di Wonogiri, Jawa Tengah

6. Rasyidin : Seni Teater, Keahlian Pengkajian Teater, berdomisili di Bieuren, Aceh

7. Andi Parulian Hutagalung : Film Dokumenter, Keahlian Sutradara dan Director of Photography, berdomisili di Medan, Sumatera Utara.

8. Muhdi Kurnia : Seni Tari, Keahlian Koreografer dan Penulis, berdomisili di Deli Serdang, Sumatera Utara.

9. Pusen Sinulingga : Seni Tari dan Musik Karo , Keahlian Music Director, Pengrajin Alat Musik Karo dan Koreografer, berdomisili di Karo, Sumatera Utara.

10. Christoper : Seni Musik Karo, Keahlian Musisi, Music Director dan Pengrajin Alat Musik Karo, berdomisili di Deli Serdang, Sumatera Utara

11. Sri Sultan Suharto Saragih : Seni Teater Tradisional, Keahlian Aktor, Sutradara dan Periset, berdomisili di Pematang Siantar, Sumatera Utara

12. Rahmat Setiawan : Seni Musik, Keahlian Musisi Melayu, berdomisili di Langkat, Sumatera Utara.

13. Priska Prisilia Br Bangun : Seni Tari, Keahlian Penari Karo, berdomisili di Karo, Sumatera Utara.

14. Rudi Pranoto : Seni Rupa, Keahlian Melukis, Desain Grafis, Art Director, berdomisili di Medan, Sumatera Utara

15. Jacky Raju Sembiring : Seni Musik Karo, Keahlian Bermain Musik Karo, Komposer, berdomisili di Medan.

16. Christoper Loise Sembiring : Film, Keahlian Director Of Fhotography, Sound Enginering, berdomisili di Karo, Sumatera Utara.

Seniman-seniman ini nantinya akan melewati beberapa tahapan dalam proses Penciptaan Karya Kreatif Inovatif Sinematografi Teater berjudul Tendi Karo Volkano.

“Tahapan pertama yang akan dilewati yaitu diskusi Residensi Seniman via Zoom, berlangsung mulai April hingga 18 Juli 2024. Pada tahap ini kita akan menggali lebih jauh Konsep Dasar Sinematografi Teater “Tendi Karo Volkano”,” ujar Ketua Teater Rumah Mata, Agus Susilo, Jumat (7/6/2024) di Medan.

Kemudian, Residensi Seniman ini akan dilanjutkan berkarya bersama di Kawasan 6 Gunung Api Karo berbasis Observasi dan Riset pada 22-30 Juli 2024.

Mereka akan dibawa memahami lebih dekat dan intens tentang ekosistem yang tumbuh di tanah Karo, seperti kandungan spiritual enam gunung api yang berhubungan dengan ritual, mantra-mantra, dan kebudayaan yang tumbuh.

Produk Budaya yang berkembang dalam ekosistem kegunungapian dan Lanskap Sumatera jaringan gunung api.

Dalam proses perjalanan seniman ke Kawasan 6 gunung api di Karo ini akan digelar eksebisi tumbuh kembang karya di beberapa lokasi gunung api yang juga melibatkan seniman-seniman seni pertunjukan tanah Karo.

Eksebisi Tumbuh Kembang Karya pertama digelar di Tongging Hills, Gardu Pandang Tongging (Kawasan Gunung Sipiso-piso), 24 Juli 2024 juga akan disiarkan langsung ke beberapa platform media.

“Lokasi ini kita pilih karena dari sini kita dapat menyaksikan lanskap Danau Toba, Gunung Sipiso-piso, Air Terjun Sipiso-piso, Gajah Bobok, Taman Simalem Resort. Di sini juga adalah irisan 4 wilayah kebudayaan; Karo, Dairi, Toba dan Simalungun,” katanya.

Eksebisi Tumbuh Kembang Karya Kedua akan digelar di Siosar Puncak 2000, Karo High Land (Kawasan Gunung Sibuaten), 26 Juli 2024.

Selain presentasi karya seniman yang beresidensi, eksebisi ini juga akan menampilkan artis-artis Karo, seperti Tio Fanta Pinem dan Jacky Raju Sembiring.

Setelah itu kita akan bergerak ke Kawasan Gunung Sinabung dan menggelar Eksebisi Tumbuh Kembang Karya Ketiga di Desa Budaya Lingga, 28 Juli 2024 juga menampilkan Artis-Artis Muda Karo, seperti Mey Permata.

Eksebisi Tumbuh Kembang Karya Keempat digelar di Gedung Kesenian Taman Mejuah-Juah, Berastagi pada 30 Juli 2024. Dari Kawasan ini kita bisa menatap Gunung Barus, Pintau dan Sibayak.

Eksebisi keempat ini akan diramaikan penampilan dari Pelawak, Aktor dan Musisi terkenal Dari Tanah Karo.

“Tahapan berikutnya yang akan dilalui seniman-seniman Indonesia yang melakukan residensi Penciptaan Karya Kreatif Inovatif Sinematografi Teater “Tendi Karo Volkano” ini ialah beraktivitas di “Lembah Sibayak” hingga Puncaknya di Daulu dan Raja Berneh (Desa Semangat Gunung), lokasi wisata Pemandian Air Panas Puncak DP, 31 Juli – 10 Agustus 2024,” ucapnya lagi.

Dikatakannya, proses penciptaan karya yang melibatkan pekarya dari lintas disiplin seni : 9 dari Sumatera Utara (Medan, Deli Serdang, Siantar, Langkat dan Karo) serta 7 dari luar provinsi (Jakarta, Jogjakarta, Lombok, Semarang, Padang, Pekanbaru, Aceh).

“Sebelum dipentaskan pada 10 Agustus 2024, kita akan mengevaluasi dan mematangkan Kembali proses residensi ini pada 9 Agustus 2024 untuk menghasilkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan karya yang dapat dinikmati public,” ungkap Agus Susilo.

Di acara puncak Residensi Seniman Penciptaan Karya Kreatif Inovatif Sinematografi Teater “Tendi Karo Volkano”, 10 Agustus 2024 selain pertunjukan yang dapat disaksikan dari tiga lapis media secara bersamaan, yaitu: Panggung, Layar LED, dan Channel Youtube akan juga diluncurkan Buku Perjalanan Penciptaan Karya Sinematografi Teater “Tendi Karo Volkano” dan Pameran Arsip dan Dokumentasi Perjalanan Penciptaan Karya aini.

Benson Adi Saputra Kaban, Promotor kegiatan menambahkan dalam proses penciptaan karya kreatif inovatif ini juga membuka ruang bagi seluruh pegiat seni budaya juga artis-artis di tanah Karo untuk turut terlibat berkolaborasi dan akan dipilih sebagai Bintang Tamu.

Hal ini kami lakukan sebagai bentuk komitmen meneguhkan dan memajukan ekosistem kesenian di tanah Karo. Juga tentunya sebagai upaya mempersiapkan potensi-potensi seni yang nantinya dapat dihadirkan dalam even-even pariwisata dan kebudayaan.

“Menggali, mengasah dan mengokohkan potensi seni budaya di Karo adalah tanggung jawab kita menuju Ekosistem Pariwisata Karo yang bertaraf internasional,” katanya diakhir konferensi pers. (SGH)

Bagikan :