Jalan Rusak, Pangulu  Buntu Turunan dan Pengusaha Sepakat Perbaiki Jalan Menuju Destinasi Danau Toba 

Para pengusaha bersama pangulu dan dihadiri oleh Forkopimca kecamatan Hatonduhan tampak serius membahas tentang perencanaan pembangun dengan sistem kesepakatan membangun Desa.
Para pengusaha bersama pangulu dan dihadiri oleh Forkopimca kecamatan Hatonduhan tampak serius membahas tentang perencanaan pembangun dengan sistem kesepakatan membangun Desa.
Bagikan :

SIMALUNGUN – Kliktodaynews.com Jalan merupakan penentu utama dalam menunjang perkembangan ekonomi masyarakat karena jalan adalah akses kehidupan sehari hari bagi masyarakat, jalan juga penentu  perkembangan sebuah daerah bahkan jalan yang bagus semestinya merupakan hadiah kemerdekaan bagi seluruh masyarat indonesia,namun tampaknya hal itu belum bisa dinikmati masyarakat Nagori Buntu Turunan dan Nagori Bosar Nauli Kecamatan hatonduhan kabupaten Simalungun. 

Dimana Jalan sepajang 14 KM Mulai dari Huta ll Afdeling 3 Hatonduhan  Nagori Buntu Turunan  sampai Huta Vll Suka Jadi Nagori Bosar Nauli Kecamatan hatonduhan kabupaten simalungun masuk kategori sekarat.

Kondisi jalan kupak kapik dan sudah sangat memprihatinkan,sudah sering diusulkan dalam Musrembang bahkan dilakukan lobby lobby namun belum juga ada realisasi,bahkan menurut bebarapa  info jalan tersebut  juga sudah sering jadi korban janji-janji politik.

Berangkat dari hal tersebut,pemerintah Nagori Buntu Turunan dibawah kepemimpinan Pangulu  Roberton Nainggolan SE tak bisa hanya tinggal diam, Sehingga mereka mengajak seluruh pengusaha yang ada disekitar untuk berpartisipasi dalam kesepakatan membangun Desa.

Terpantau pada jumat 16/04/2021 sekira pukul 10:00WIB tepatnya di aula Nagori Buntu Turunan Kecamatan hatonduhan kabupaten simalungun,para pengusaha bersama pangulu dan dihadiri oleh Forkopimca kecamatan Hatonduhan tampak serius membahas tentang perencanaan pembangun dengan sistem kesepakatan membangun Desa.

Sebagai sang  inisiator kesepakatan membangun Desa, Mengawali sambutannya Pangulu Nagori Buntu Turunan. Roberton Nainggolan.SE,mengatakan,sebenarnya disetiap Musrembang bahwasanya P1 untuk kecamatan Hatonduhan jalan tesebut selalu diusulkan bahkan berbagai lobby lobby juga sudah dilakukan namun hingga hari tersebut belum ada realisasinya.

Sehingga menurutnya pelu dilakukan inovasi untuk membangun desa sendiri,sehingga dia berinisiatif mengajak para pengusaha untuk ikut andil didalam pembangunan desa.

Dalam hal itu pangulu menawarkan sebuah konsep,namun untuk mewujudkan konsep tersebut pangulu berharap diperlukan  kekompakan diantara para pengusaha,dan harus bisa menyatukan persepsi,oleh karena didaerah tersebut didominan pengusaha Sawit maka dimana setiap pengusaha harus sepakat memotong 10 rupiah per kilo gram dari hasil penjualan,dari hasil yang terkumpul nantinya maka akan dibelanjakan material untuk perawatan dan perbaikan jalan tersebut,dan selanjutnya akan dibantu para pengusaha lain dalam pengadaan alat alat berat dan lainnya,dan kedepannya apabila kesepakatan membangun Desa terealisasi maka akan diadakan pertemuan lanjutan untuk melibatkan setiap pengusaha yang ada di 2 nagori tersebut.
Baca Juga :  Lima Bocah Tewas Terbakar Dalam Satu Rumah Di Tapanuli Selatan


Menanggapai hak tersebut Bonauli Raja Gukguk SH,dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi inovasi inovasi yang selalu dilakukan oleh pemerintah Nagori Buntu Turunan,menurut pantauannya selama anggota DPRD Simalungun bahwa pangulu Buntu Turunan merupakan pangulu terbaik se kabupaten simalungun dalam bidang pembangunan Desa,karena begitu banyak loby loby yang dilakukan,Namun karena keterbatasan anggaran sehingga tampaknya sangat susah langsung membangun seluruh jalan di Kabupaten  simalungun .

Menurut Bona,ada sekitar 1600 KM jalan yang rusak di Kabupaten simalungun,sedangkan APBD Simalungun untuk 2021 ada sekitar 2,2 triliun,sementara anggaran tersebut  60 persen harus digunakan untuk menggaji seluruh pegawai, dan sisanya sekitar 800 milyard baru dipergunakan untuk membangun jalan fisik.jadi jika hanya menunggu anggaran tersebut tampaknya akan butuh waktu lama menunggunya.

Masih Bona,”Pembangunan wilayah kita sebenarnya tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah,Anggota DPRD,Pangulu dan masyarakat,namun alangkah lebih bagus ber kolaborasi,Koordinasi,dan Komunikasi dengan seluruh para pengusaha,

Sehingga saya juga Mengharap pertemuan ini bukan hanya seremonial,namun harus ada hasilnya yang bisa menunjang kesejahtraan rakyat,dan secara pribadi natinya saya juga akan ikut berpartisipasi dalam hal kesepakatan tersebut,sehingga saya akan  menyumbang 5 truk batu padas sebagai dukungan pembagunan kesepakatan membangun Nagori ini”,ungkapnya mengakhiri.

 Sementara itu TA PSD(Tenaga Ahli Pengembangan Sosial Dasar)Kabupaten Simalungun,Bunda Royani Harahap dalam kesempatan menyampaikan,Niat baik membangun dengan sistem kesepakatan merupakan sebuah inovasi yang luar biasa,hal itu merupakan hal baik yang mampu nantinya mengunggah hati para pembesar di indonesia sehingga melirik nagori tersebut,dan dengan sendirinya akan mendatangkan pembangunan itu sendiri.

Sementara itu Kapolsek Tanah Jawa,Kompol Selamat Manalu menyatakan sangat berterima kasih dan sangat menundukng inisiatif pangulu selaku inisiator  pembangunan jalan menuju  Destinasi Danau Toba,sehingga dia juga mengharap kepada seluruh pengusaha agar bisa berkolaborasi koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah  Nagori  untuk bisa menunjang pembangunan daerah tersebut,dan harapannya pertemuan tersebut jangan hanya seremonial, tapi harus ada hasil.
Baca Juga :  LAKALANTAS DI JALINSUM PARAPAT, 2 ORANG TEWAS


Mari kita belajar filosofi hidup ini lanjut kapolsek”Berbuat baik untuk Mendapatkan sesuatu itu sangat baik tapi Berbuat Sesuatu Untuk Kebaikan adalah lebih baik”,karena berbuat sesuatu untuk kebaikan pasti akan dinikmati orang banyak, jadi inilah saatnya kita berbuat dan mari rekan rekan para pengusaha mari singsingkan lengan baju kita bekerja sama untuk membangun desa ini,ketika para pengusaha kompak apapun bisa diselesaikan”ungkapnya

Dalam kesempatan kapolsek juga menyisipkan pesan kamtibmas kepada masyarakat  agar tetap melakukan pengawasan kepada seluruh keluarga dalam bahaya narkoba,karena menurut pantauan  saat ini Sumatera Utara tampaknya sudah naik level dalam kasus penyalah gunaan narkoba.

Sementara itu untuk memacu semangat masyarakat dan para pengusaha Danramil 10 Balimbingan,Kapten BJ Tappubolon,dalam kesempatan menyampaikan berjanji akan mengerahkan anggotanya  10 orang perhari untuk ikut bergotong royong sampai kegiatan perbaikan jalan tersebut selesai,dan apabila masih kurang nantinya akan ditambah lagi dari Kodim ,karena menurutnya hal hal seperti itu memang harus di support  sepenuhnya,dan secara pribadi hatinya pun terpanggil untuk mendukung hal tersebut.

 Mewakili para pengusaha  H.Manik selaku manajer CV.Jaya Anugrah mengatakan sangat setuju dengan terobosan kesepakatan membangun jalan yang dilakukan oleh pemerintah Nagori Buntuturunan,sehingga dari perusahaan yg dia pimpin akan siap memberikan bantuan alat berat selama dibutuhkan

Pantauan awak media ini,wacana kesepakatan pembangunan perbaikan jalan mulai dari Huta ll Afdeling 3 sampai Huta Vll Suka jadi yang merupakan jalan menuju Destinasi Danau toba tampaknya mendapat dukungan dan apresiasi dari seluruh pengusaha yang hadir,sehingga tanpa banyak pembahasan mereka sepakat ikut turut serta dalam kesepakatan membangun Desa dengan sistem Musyawarah Kesepakatan.

Ada juga beberapa pengusaha menyumbang material dan alat berat,sehingga dalam kesempatan kesepakatan MOU dirumuskan  yaitu  setiap hasil pengusaha pemilik RAM(timbangan)akan dikenakan potongan 10 Rupiah per kilogram untuk kesepakatan membangun,beberapa pengusaha akan siap menyumbang alat alat berat selama diperlukan,beberapa pengusaha lain juga akan menyumbang bahan Material. (SAP/KTN)

Bagikan :