Gubsu Sebut Pj.Bupati Kurang Minum Susu, Tapteng Mengalami Inflasi 6,91 %

Gubsu Sebut Pj.Bupati Kurang Minum Susu, Tapteng Mengalami  Inflasi 6,91 %
Bagikan :

Tapanuli Tengah – Kliktodaynews.Com|| Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi dalam pemaparannya terkait pengelolaan dana desa Tapteng sebut Pj Bupati Tapteng, Yetty Sembiring kurang minum susu.

Hal tersebut disampaikan Edy Rahmayadi saat menghadiri Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Tapteng bersama Tim Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK RI Wilayah 1 Sumbagut, Maruli Tua Manurung di Gedung Olah Raga Pandan (GOR), saat menyentil para kepala desa tentang inflasi, Selasa (27/9/22).

Edy Rahmayadi menjelaskan, Inflasi Tapanuli Tengah 6,91%, Edy Rahmayadi mengumpamakan inflansi tersebut ibarat tensi yang normalnya 3 plus min 1, namun jika sudah sampai ke angka kepala 6 berarti sudah hampir dua kali lipat, maka jika ibarat tensi sudah mampu membuat seseorang mengalami struk.

“Inilah salah satunya kenapa pak Maruli Tua datang kemari, jadi saya tidak mau Kabupaten saya ini menjadi jelek, besok tanggal 29 saya dipanggil persiden menjawab tentang ini, karena yang susah rakyat, inilah amanah menjadi Umaroh, harus bertanggung jawab dengan ini,” kata Edy.

Baca Juga :  Gawat, Kalah Berjudi 2 Buruh Tani Curi Sepeda Motor di Tanah Jawa

Menurutnya dari hitungan hitungan tersebut Tapanuli Tengah berada di angka 6%, persoalan tersebut datang dari masalah Cabe merah, bawang merah, bawang putih, cabe rawit.

“Tapanuli Tengah beras banyak, cabe merah 26%, cabe rawit 24%, bawang merah 0%, Cabe rawit paling gampang di tanam, kenapa harus beli?, katanya sulit mencari uang, tapi mengeluarkan uang untuk memenuhi kebutuhan,” ungkapnya.

Edy Rahmayadi juga menerangkan Inflasi Cabe merah, Bawang merah dan cabe rawit, Tapteng berada di tingkat ke VI, sedangkan daging 35% daging kambing/Domba 22% Daging ayam 39%, Telur ayam 20%, Susu 0%.

“Kalau Nol semua pantesan aja ibu Bupati ini kurus, kurang minum susu ibu, bapak yang rajin minum susu, ini yang salah kepala desa, tunjuk tangan yang tidak dapat uang desa, tidak ada yang tunjuk tangan, kemana uang kalian, di draf ini kalian lihat, kalian butuh apa disini, ini terkait kesejahteraan masyarakat,” ujar Edy Rahmayadi.

Dalam kata-kata pemaparannya, Gubernur Sumatera Utara juga menekankan kepada PJ Bupati Tapteng untuk lebih berbenah lebih baik, sementara bagi kepada para kepala Desa se-Kabupaten Tapteng, Edy Rahmayadi juga menekankan para Kepala Desa harus benar-benar melaksanakan tugasnya menggunakan dana Desa. (HP/KTN) 

Bagikan :