Terkait Ayam Bau, TKSK Tanah Jawa Minta Diganti

Bagikan :

Tanah Jawa_kliktodaynews.com Terkait bantuan non tunai yang dibagikan kepada sejumlah warga PKH dan BNPT di Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, menjadi persoalan baru-baru ini, yaitu bantuan Nabati(daging) yang sudah berbau menimbulkan gejolak bagi warga di Tanah Jawa.

Bantuan tersebut bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. tersebut di monitoring oleh Tenaga Kerja Sosial Kecamatan(TKSK) yaitu Surya Asmadi.

Informasi dari beberapa menerima bantuan tersebut bahwa beras didatangkan dari Kecamatan Hutabayu Raja dan pemasoknya langsung oleh TKSK tersebut.

“seharusnya TKSK berfungsi memonitoring penyaluran Sembilan Bahan Pokok(sembako), bukan menjadi penyalur sembako tersebut,” kata warga. Minggu (3/5/2020).

Beras merk Super (IR-64) dengan berat 10 kg tersebut disalurkan ke puluhan Kepala Keluarga (KK) melalui e-Warung di Nagori Tanjung Pasir

Anehnya, daging ayam busuk juga turut disalurkan kepada puluhan KK. Kamis (30/4/2020). hingga mengundang amarah warga hampir melakukan aksi protes ke Kantor Camat Tanah Jawa.

TKSK Tanah Jawa, Surya Asmadi dikonfirmasi melalui seluler, belum bersedia memberikan keterangan.

Baca Juga :  OPERASI KASIH SAYANG FORKOPIMCA DOBANA, 37 PELAJAR TERJARING


Salah satu pemilik e-warung, bermarga Tampubolon coba ditemui mengaku bahwa benar TKSK Tanah Jawa yang memasok beras dengan harga 106 ribu per sak nya. “iya dia yang memasoknya, saya kurang tahu dari mana beras itu,” ujarnya.

Dia menjelaskan, beras seberat 10 kg per sak tersebut disalurkan kepada 85 KK yang tercatat sebagai penerima. sedangkan daging ayam dibelinya dari pajak Parluasan Siantar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pemkab Simalungun, Mudahalam Purba mengatakan tidak mengetahui adanya daging ayam busuk disalurkan di Nagori Tanjung Pasir.

Beberapa Tokoh Pemuda di Tanah Jawa meminta agar TKSK segera di non aktifkan dari posisinya sebab, dianggap telah melanggar aturan serta tidak konpeten dalam menjalankan fungsinya.

“kejadian ini telah membuat warga marah dan merasa warga dianggap tidak manusia. sehingga kami meminta Camat Tanah Jawa segera merekomendasi pencopotan TKSK atas nama Surya Asmadi,” kata Maringan Sitorus.(BS/KTN)

Bagikan :