Silahturahmi Warga Dengan Putra Simalungun Irjen Pol Drs. Maruli Wagner Damanik, MAP

Bagikan :

Simalungun-Kliktodaynews.com Silaturahmi warga Simalungun bersama seratusan Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Cafe Dapur Kita Jalan Sudirman Perdagangan Kelurahan Perdagangan III Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Kamis(2/52019) sekira Pukul 13.00 wib.

Irjen Pol Drs. Maruli Wagner Damanik, MAP Pria yang saat ini staf Pengkajian di Lemhanas RI, pada tahun 1977 bersekolah di SMA Negeri Ini Bandar Perdagangan, dan sering bermandi mandi disungai Bahbolon dan berlompat dari atas jembatan kesenangan anak-anak saat itu di daerah tersebut.

Lulusan Akabri ini juga sempat menjadi Wakapolres Simalungun pada tahun 1996,kecintaannya atas tanah Habonaran Do Bona, adat istiadat Simalungun, pluralisme, dan pendidikan menggerakkan hatinya untuk betegur sapa terhadap masyarakat kampung asalnya.

“Saya sangat cinta pendidikan sebab atas pendidikan maka pemerintah dan masyarakat akan maju.serta kesejahteraan pasti tercapai, ” Ucapnya.

Joel Sinaga Aktifis 98 mengatakan “sudah saatnya Simalungun dipimpin oleh sosok jujur, bersih dan baik sebab jika itu tidak dimiliki pemimpin tidak di Simalungun,maka niscaya pemerintahan di Simalungun akan mundur dan terus mundur. Dulu sangat seksi isu pemekaran, dan setelah menjabat pemekaran jadi rongsokan, saya sebagai pelaku dari pemekaran sangat miris, melihat fenomena ini, sehingga saya berharap kepada Bapak Wagner Damanik jika ingin membangun disimalungun rakyat siap mendukung dan siap kontrak politik pemekaran. ” Ucap Sinaga.

Baca Juga :  Tumbur Napitupulu.SE mengembalikan Berkas Formulir Pendaftaran Ke PDIP, Saya Akan Berjuang Bersama Rakyat


Senada dengan Abdul Rahman, salah satu tokoh pendidikan ini menyampaikan”sudah saatnya kita bangkit dari tidur sebab ada tambang emas disimalungun namun kita tidak dapat menikmatinya, yaitu KEK Sei Mangkei, hingga hari ini kita tidak tahu kompetensi apa yang dibutuhkan KEK dan pemerintah melalui instansi nya juga tidak mau tahu, sehingga kita pelaku pendidikan ini tidak dapat menyiapkan formula seperti apa sebenarnya kebutuhan industri. Sehingga harapan kami pemimpin yang akan lahir dapat nantinya harus peduli pendidikan terutama membangun keselarasan pendidikan dengan industri, “katanya.

Usai silahturahmi dengan warga Wagner melanjutkan pertemuan dengan yayasan Panca Budi. Sebelumnya sudah pertemuan di Yayasan SMK Al-Wasliyah Perdagangan.

Editor: Rudi Samosir

Bagikan :