SEMPAT HILANG, SUPIR L 300 YANG TERCEBUR KE SUNGAI DI DOLOK SILAU DITEMUKAN TEWAS

Bagikan :

SIMALUNGUN, KLIKTODAYNEWS DINYATAKAN hilang di duga terbawa arus sejak insiden mobil Pick Up Mitsubishi L 300 terjun bebas ke jurang sedalam 30 meter hingga nyebur ke dasar sungai di desa Bawang Dolok Silau pada Kamis (5/3/2020) pukul 20.00 Wib lalu, akhirnya supir mobil naas, Heri Sukanda Ginting Jawak (30) warga desa Sinaman Kecamatan Barus jahe Kabupaten Karo telah ditemukan tim Basarnas dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (8/3/2020) sekira pukul 12.00 Wib

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK MSi melalui Kasat Lantas IPTU Jodi Indrawan SIK dalam rilis penemuan jenazah supir malang tersebut yang diteruskan Kanit Laka IPDA Ramadhan Siregar SH kepada awak kliktoday menjelaskan, Minggu (8/3;2020) pukul 14.15 Wib.

“Oleh Basarnas, kata Ramadhan. “Tadi sekitar pukul 12.00 Wib. Seratus meter dari titik TKP. Setelah di evakuasi dari sungai, mayat korban di bawa ke instalasi jenazah RSUD Kaban Jahe untuk di autopsi. Katanya lagi.

Sebelumnya untuk diketahui, Heri Sukanda Ginting Jawak adalah pengemudi mobil Pick Up Mitsubishi L 300 dinyatakan hilang setelah mengalami kecelakaan tunggal terjun bebas ke dalam jurang di wilayah desa Bawang Kecamatan Dolok Silau pada Kamis (5/3/2020) pukul 20.00 Wib lalu.

Baca Juga :  TEAM GERPPASI BESERTA CAMAT BANDAR MEMBERIKAN BANTUAN BAGI WARGA YANG KURANG MAMPU


Mula cerita. Saat itu Heri bersama dua penumpangnya Karyawan Ginting (44) dan Indra Tarigan (30) warga yang sama dengannya, datang dari dusun Bawang menuju Tambak Bawang Nagori Bawang Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun.

Naas menimpa. Saat melintas di TKP dengan kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri. Di duga rem tidak berfungsi dengan baik sehingga mobil mengalami slip ke kanan. Heri kehilangan kendali yang mengakibatkan mobil terjun ke jurang hingga ke dasar sungai.

Pengemudi, Heri Sukanda Ginting Jawak, setelah kejadian tidak ditemukan. Di duga hanyut terbawa arus sungai. “Masih dalam pencarian di bantu warga. Pihak SAR dan Badan Penanggulangan Bencana telah dihubungi. Sebut Kanit Laka IPDA Ramadhan Siregar SH setelah peristiwa kecelakaan itu terjadi.

Sementara dua penumpang Karyawan Ginting (44) dan Indra Tarigan (30) mengalami luka luka di rawat di Puskesmas Tiga Panah dan Indra Tarigan di rawat di RSUD Kaban Jahe. (ALDY/KTN)

Bagikan :