Sampah Masih Jadi Masalah di Kota Perdagangan

Bagikan :

PERDAGANGAN – Kliktodaynews.com|| Selama beberapa tahun belakangan, sampah menjadi masalah yang selalu diperbincangkan masyarakat Perdagangan maupun diluar Perdagangan.

Aroma tidak sedap yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah di pinggir jalan merupakan faktor penyebab masyarakat yang melewati dan bahkan tinggal disekitarnya merasa tidak nyaman. Hal ini disebabkan kurangnya perhatian dari pihak kecamatan untuk menangani masalah sampah ini.

Salah Seorang warga Perdagangan, Rika Hasibuan (32) ketika ditemui sabtu (19/06/2021) sekira pukul 14:00 WIB mengatakan merasa kecewa atas kinerja pemerintah Kecamatan sehubungan tidak adanya tindakan dan kebijakan untuk menanggulangi masalah sampah di Perdagangan.

Masih menurut Rika “Banyak tumpukan sampah di tempat – tempat tertentu di seputaran pemukiman masyarakat Perdagangan, seperti contoh sampah yang ada di Jl. Nenas yang semakin hari semakin membludak. Apakah hal ini tidak disadari oleh pemerintah Kecamatan Bandar? Harus nya pemerintah mengambil tindakan tegas dalam hal ini.”

Dikatakan, masyarakat merasakan dampak negatif yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah tersebut, seperti aroma tidak sedap dan pemandangan jalan yang tidak indah. Hal ini tentunya akan membuat citra Kota Perdagangan kurang baik dan menjadi perbincangan di tengah – tengah masyarakat. Mengingat , Kota Perdagangan merupakan pusat perbelanjaan dan banyak masyarakat dari luar kota datang untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga sekaligus juga untuk menikmati wisata kuliner maupun tempat – tempat menarik lainnya yang ada di Kota Perdagangan.

Baca Juga :  Tiga Hari Hilang Di Sungai Bahapal, Dirman Pulungan Ditemukan Tak Bernyawa

Selanjutnya dikatakan, tumpukan sampah ditemukan di Pasar Induk Perdagangan, hal ini tentunya membuat warga yang akan berbelanja merasa tidak nyaman berada di pasar.

Ditempat terpisah, Salah seorang ASN di Kecamatan Bandar yang enggan di sebut namanya, mengatakan bahwa pihak kecamatan sudah meningkatkan pelayanan pengelolaan dan pengangkutan sampah di pemukiman penduduk, Dengan menambahkan armada dan pengadaan beberapa bak sampah di Perdagangan seperti di Jl. Nenas dan Jl. Garuda.
Menurut ASN tersebut, pihaknya telah menjadwalkan pengangkutan sampah dan dilakukan setiap hari di tempat yang berbeda-beda.

Selain mengupayakan pelayanan pengelolaan dan pengangkutan sampah, pihaknya juga telah memberikan larangan kepada masyarakat yang gemar membuang sampah sembarangan.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ulan “Pemerintah juga sudah memasang pamflet yang bertuliskan Dilarang Membuang Sampah Sembarangan, dan apabila ada yang membuang sampah disini akan dikenakan denda.” ujar Ulan.

Ditambahkan, keberhasilan pihak kecamatan Bandar dalam menyelesaikan permasalahan sampah tentunya juga harus di dukung oleh masyarakat dan masyarakat harus menyadari agar membuang sampah pada tempatnya. (Yohana Tambunan/TB Purba)

Bagikan :