Saluran Air Kampung Jawa Penuh Sampah

Bagikan :

Perdagangan-Kliktodaynews.com Saluran air irigasi Kampung Jawa Kelurahan Perdagangan III Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun dipenuhi sampah dan limbah masyarakat.

Kurangnya kesadaran menjadi salah satu penyebab hal ini terjadi bukan hanya terjadi di lokasi tersebut, melainkan terjadi di beberapa tempat di Kecamatan Bandar.

Hal ini di perkeruh dengan minimnya kepedulian pemerintah dalam melakukan sosialisasi dan membenahi fasilitas Tempat Pembuangan Sementara(TPS) di setiap sudut Kecamatan Bandar, rasa malas dan skeptis masyarakat akhirnya timbul atas situasi dan kondisi ini.

Sampah yang didominasi plastik dan kayu yang hampir memenuhi seluruh aliran sungai yang megakibatkan air sungai berwarna kecoklatan hingga menimbulkan bau tak sedap.

H Sinaga (58) salah satu masyarakat setempat Kamis (25/4/2019) sekira pukul 09.00 Wib, Sudah berkali kali mengajak masyarakat, agar tidak membuang sampah di saluran irigasi tersebut, sebab dampaknya kedepan akan mengakibatkan banjir dan beresiko kepada warga setempat.

“Saya selalu dan selalu menghimbau kepada masyarakat, agar peduli lingkungan dan mari memandang jauh kedepan, dampaknya bukan saat ini melainkan nanti, ” Ucap Pria itu.

Baca Juga :  Beli Anjing Untuk Disantap, 25 Orang Diduga Keracunan Di Tigabalata


Divisi lingkungan Lingkar Rumah Rakyat Indonesia kabupaten Simalungun, Suherman mengatakan ini persoalan serius sebab efeknya jauh kedepan nantinya.

“Kita memang melihat khususnya kota perdagangan tidak memiliki TPS sehingga warga bingung harus membuang sampah kemana? Satu sisi pemerintah melalui Badan Lingkungan Hidup saat itu, pernah membuat bank sampah sekitar tahun 2005 kalau tidak salah, bertempat di perdagangan III dengan harapan menjadi media edukasi masyarakat untuk sadar lingkungan, namum beralih Fungsi menjadi bisnis kerja sama khusus limbah PT Unilever sei mangkei, sepertinya Dinas Lingkungan Hidup harus secepatnya menyikapi persoalan ini sebab ini masalah serius, ” Ucapnya di kantornya.

Kepada Dinas Lingkungan Hidup Misliani dikonfirmasi terkait masalah ini enggan menjawab. (NATA/KTN)

Saluran irigasi kampung jawa
Bagikan :