Sadis..!!! Usai Dibunuh, Mayat Nek Misniati Ditutup Pelaku Pakai Kuali

Korban
Bagikan :

Batubara-Kliktodaynews Warga Dusun VI desa Sumber Padi kecamatan Limapuluh kabupaten Batubara seketkka digegerkan dengan ditemukannya jasad seorang nenek tua didalam rumahnya sendiri. Ironisnya mayat nenek bernama Misniati (68) itu, didapati menantunya sendiri dalam keadaan tertutup kuali besar, Senin sore (18/3/2019).

Berdasarkan informasi yang didapat media ini dari Jumiin anak tertua korban, bahwa peristiwa yang sontak menggegerkan warga itu, bermula saat menantu nek Misniati pulang kerja, sewaktu saksi (menantu korban -red) melihat terdapat banyak genangan darah baik didapur hingga sampai kedalam area gudang.

Hingga membuat sang menantu perempuan yang akhirnya diketahui bernama Novi (26) itu, merasa penasaran dan spontan terus menelusuri ceceran darah tersebut. Hingga setelah itu ia pun menemukan tubuh nek Misniati mertuanya, sudah dalam posisi telentang tertutup kuali didalam gudang gelap dengan luka pada bagian lehernya.

Usai melihat jasad mertuanya sudah dalam keadaan meregang nyawa dalam kondisi begitu tragis, lantas Novi pun langsung menjerit sejadi-jadinya sehingga menyebabkan para tetangga kemudian berdatangan dan dalam sekejap salah seorang tetangga tersebut berinosiatif melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

Demikian pula satu persatu anak korban pun berdatangan ke lokasi kejadian (TKP -red), dan salah seorang diantaranya adalah bernama Suryani (37) merupakan anak ke 3 korban. Sedang pantauan ditempat kejadian, tampak Suryani beberapa kali sempat jatuh pingsan bahkan bagaikan sesorang yang sedang kesurupan.

Sementara Tim Polres Batubara yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SH SIK MH dan jajaran personil Polsek Limapuluh yang dipimpin oleh Kapolseknya AKP Jhoni Andries SH langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara -red) dan memasang garis Polisi dirumah korban.

Kemudian mayat korban sendiri, saat itu juga dibawa ke Puskesmas Lima Puluh guna keperluan Visum Et Revertum. Masih menurut penuturan Jumiin, ibu nya yang sudah berusia 68 tahun itu sudah lima tahun hidup menjanda dan selama ini hanya tinggal dengan adik bungsu Jumin dan Novi iparnya.

Akan tetapi sehari-harinya, anak maupun menantu korban bekerja, sehingga nyatis setiap hari pula nenek Misniati ditinggalkan hanya seorang diri dirumah besar yang padahal terletak didaerah pemukiman yang lumayan padat.

“Padahal kayaknya tidak ada tanda kerusakan pada Pintu ataupun Jendela rumah, tapu memang ada sebatang potongan Broti yang berada persis disamping genangan darah disebelah bagian dapur rumah korban. Memang dalam selang waktu enam bulan ini, rumah mamak saya itu sudah ada 6 kali dimasuki oleh maling”, ungkapnya.

“Sudah banyak perabotan dan perhiasan ibu yang dicuri maling, terakhir kalung emas milik korban dan Labtop adik saya pun dicuri maling sekitar dua bulan yang lalu. Mungkin ibu saya kenal dengan perampoknya itu sehingga pelaku tega melakukan pembunuhan keji ini terhadap ibu saya” bilang Jumiin disetai isak tangisnya.

Sementara itu secara terpisah menurut penuturan tetangga korban yang berinisial DA (17), bahwa rumah korban ini sendiri diketahuinya, memang kerap kali menjadi intaian serta sasaran para maling yang ingin mendapatkan harta benda. Apa yang diungkapkan DA pun bukan tanpa alasan, pasalnya sehari-hari nek Misniati terlihat banyak memakai perhiasan disekujur tubuhnya. (Bim)

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*