Pupuk Bersubsidi Langka, Ribuan Para Petani Kecamatan Dolok Panribuan Resah

Bagikan :

Simalungun-Kliktodaynews.com Ribuan para petani Kecamatan Dolok Panribuan resah dengan peristiwa kelangkaan pupuk bersubsidi di kios-kios pengecer setempat. Tanaman padi Musim Tanam (MT) tahun 2019 ini yang berumur dua Minggu lebih sangat butuh pemupukan sehingga pertumbuhan tidak terganggu.

Sementara persediaan pupuk bersubsidi NPK Phonska, Urea, SP-36 dan ZA langka di kios-kios pengecer setempat. “Pupuk Bersubsidi jenis NPK Phonska dan Urea sangat sulit diperoleh karena tak ada stok di kios-kios pengecer,” Samil Napitu petani Dolok Panribuan Selasa 30 September 2019.

Menurut pantauan reporter ini Kelangkaan pupuk bersubsidi terjadi sejak tiga Minggu yang lalu, kalaupun ada hanya pupuk Urea dalam jumlah sangat terbatas yang dijual secara eceran (per kilogram) di sejumlah kios pengecer ,Petani terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga tinggi.

Akibat kelangkaan pupuk bersubsidi sebagian para petani enggan menanam tanaman taninya seperti jagung, padi, dll. Sebagian yang sudah menanam petani resah akibatnya pertumbuhan terganggu dan tampak tanamannya menguning kurang perkembangan.

Baca Juga :  KPU Tobasa Sosialisasi Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada Toba Samosir 2020


Ribuan petani mengharapkan pendistribusian pupuk bersubsidi secepatnya dilakukan kalau tidak tanaman kami terancam gagal Panen, ujar beberapa petani.

Menurut kepala UPTD pertanian ketika dikonfirmasi via selulernya , mengatakan Pupuk subsidi kosong krn ada pengurangan kuota jd sementara petani pakai pupuk non subsidi biar panennya bagus.(TTM/KTN)

Bagikan :