Bupati juga menekankan bahwa Kabupaten Simalungun, meskipun memiliki keragaman suku, ras, agama, dan bahasa, tetap terikat oleh selaksa kasih yang menjadi kekuatan untuk membangun daerah yang kuat. “Mari kita terus bergandengan tangan, bahu membahu untuk memasuki tahun 2026 dengan semangat baru untuk Simalungun yang lebih maju,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun diwakili Hotman Parulian Sipayung, menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan yang telah memberika kesempatan untuk berkumpul di Perayaan Natal ini.
Menurutnya, perayaan Natal tahun ini bukan hanya kegiatan rutin, melainkan momen berharga untuk merenungkan kasih Allah melalui kelahiran Sang Juru Selamat. Hotman mengajak agar perayaan ini menjadi inspirasi bagi pemerintah untuk melayani dengan tulus dan masyarakat untuk memberikan dukungan, serta mempererat tali kasih kepada saudara yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BKAG (Badan Kerjasama Antar Gereja) Pdt. Jhon Maikel P. Siregar menyampaikan rasa syukur karena acara berjalan dengan baik. Ia menekankan pentingnya semangat sebagai urat nadi kehidupan, dan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang berdampingan menunjukkan bahwa Simalungun akan semakin maju.
Sebelumnya, Ketua Panitia sekaligus Sekda Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora melaporkan bahwa kegiatan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati No 100.3.3.2/2/1215/2025 Tahun 2025.
Tujuan acara antara lain sebagai bentuk kesatuan umat kristiani, momen spiritual untuk merayakan kelahiran Yesus, pembinaan rasa toleransi keberagamaan, dan ruang silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
