Masukkan Mobil Ke Garasi Berujung Maut, Bocah Umur 4 Tahun Meninggal Kena Tabrak

Bagikan :

SIMALUNGUN-KLIKTODAYNEWS.COM Setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Saribu Dolok akhirnya Nadia Tarigan warga Dusun Simeluk, Nagori Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun menghadap Yang Kuasa setelah mengalami peristiwa naas tertabrak mobil.

Informasi dihimpun, Nadia, bocah 4 tahun ini meninggal dunia akibat luka luka yang dialaminya saat di dalam garasi mobil milik terlapor Sadar Ginting (40) di Dusun Simeluk, Nagori Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sabtu (21/03/2020) sekira pukul 21.00 Wib.

Peristiwa ini berawal disaat Sadar Ginting yang juga Gamot (Kepala Lingkungan; red) pada Sabtu malam itu mengendarai mobil jenis Taft dengan plat nomor polisi BK 1199 LS bermaksud hendak memasukkan mobilnya ke dalam garasi terletak di samping rumah.

Di waktu yang bersamaan Sadar Ginting tidak menyadari dan tidak memperhatikan ketika memundurkan mobilnya diduga telah menabrak Nadia yang berada di dalam garasi itu. Akibat kejadian itu, Nadia mengalami luka luka serius selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Saribu Dolok untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Kapolres Simalungun di Minta Tindak PT. INL Pembiaran Kerumunan Tanpa Prokes


Seketika menggemparkan warga sekitar dan peristiwa ini oleh Pangulu Nagori Saran Padang Romanson Tarigan (56) pada Minggu dini hari (22/03/2020) sekira pukul 01.00 Wib dilaporkan kepada pihak Kepolisian dengan saksi ibu kandung korban Hotmaria Silaban.

Menanggapi laporan pengaduan pihak korban berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/A/02/III/2020/Simal/Sek-Silau, tanggal 21  Maret 2020, selanjutnya, pihak personil Polsek Dolok Silau menindaklanjuti dan melakukan olah tempat kejadian perkara oleh personil Unit Laka Lantas.

Berdasarkan hasil penyidikan, olah TKP diperoleh kesimpulan bahwa peristiwa ini merupakan akibat kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia, sebab peristiwa terjadi tidak di jalan umum.

Kapolsek Dolok Silau AKP MT Aritonang saat dihubungi jurnalis kliktodaynews.com membenarkan peritiswa kelalaian yang terjadi hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan selanjutnya proses kasus ini masih dalam proses lidik di Polsek Dolok Silau.

“Jelasnya, nggak ada siapapun yang menginginkan terjadinya musibah dan prinsipnya, peristiwa ini masih dalam proses pemeriksaan,” kata AKP M T Aritonang saat dihubungi melalui selukarnya, Minggu (22/03/2020) sekira pukul 10.36 Wib. (RY/KTN)
Baca Juga :  Hendak Buka Tali Air Sawah, Mintauli Hembuskan Napas Terakhir

Bagikan :