Lahan di PTPN IV Laras Beralih Fungsi jadi Jalan Tambang Galian C

Bagikan :

SIMALUNGUN – Kliktodaynews.com|| Dinilai tidak bermanfaat bagi kepentingan Kebun, Lahan yang berada dilahan HGU PTPN IV Laras yang berbatasan dengan Huta Bukit Kataran Nagori Rabuhit Kecamatan Gunung Maligas beralih Fungsi. Pasalnya lahan sekitar hampir satu hektar beralih menjadi badan jalan, yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk tanaman yang bisa menghasilkan.
Lebih parahnya, badan jalan dimaksud dibuat sama sekali bukan untuk mengangkut hasil perkebunan atau kepentingan kebun. Namun berubah menjadi kepentingan angkutan Galian C yang berada didekat areal perkebunan.

Kepada Media kliktodaynews.com pada Senin (11/4/2022) Seswadi Pangulu Rambuhit mengatakan, “Memang awalnya dulu pihak Perkebunan membuat Galian Isolasi disebelah perbatasan Tanah Warga, dikarenakan masih ada tanah Warga dan rencananya dibuat pemukiman, maka kami Pihak Nagori bermohon kepada Perkebunan untuk membuat Isolasi disebelah dalam kebun dan disisi lahan warga dibuat jalan, agar nantinya warga bisa lewat melalui jalan kebun itu. Tapi permohonan kami hanya sebatas Bendar atau parit, tidak sampai diujung sungai tempat Galian C berada”. Jelas Pangulu.

Baca Juga :  Balon Bupati Kabupaten Simalungun Tumbur Napitupulu,SE Dilantik Sebagai Penasehat DPD AMPI Simalungun

Direktur Exekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Lingkar Rumah Rakyat (LSM – LRR) Kabupaten Simalungun Joel Sinaga SH menanggapi hal tersebut dengan mengatakan, “Seharusnya Pimpinan Perusahaan mampu lebih bijak dalam mengelola lahan HGU, karena lahan ini milik Negara, maka pergunakanlah sebaik mungkin dengan lebih efektif. Jangan sia sia kan lahan dengan hal yang tidak bermanfaat bagi perkebunan, karena lahan yang dibuat menjadi jalan itu, dinilai tidak bermanfaat bagi perkebunan. Untuk itu diharapkan kepada pihak terkait untuk dapat melakukan peninjauan atas kondisi tersebut”. Ujar Joel.

Saat dikonfirmasi melalui No Whatsapp pada selasa (12/4/2022) Manejer Unit Kebun Laras Suprianto, tidak menjawab padahal tanda yang ada pada Whatsapp nya terlihat sudah dibaca. (TIM/KTN)

 

 

Bagikan :