Pemberitaaan Terkait Plank Proyek Jalan Kuala Tanjung Tidak Ada, Itu Hoaks

Bagikan :

Perdagangan-Kliktodaynews. Com

Klarifikasi terkait berita menyatakan plank proyek baru dipasang setelah diberitakan salah satu media online, di pastikan hoaks, dan menyatakan bahwa itu proyek ratusan juta juga pembohongan publik dan itu opini sang wartawan dianggap tidak sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999 dan melanggar kode etik juga jurnalis.

Pasalnya, plank proyek telah dipasang sebelumnya di kede pak manik, dan dikarenakan cuaca tidak baik seiring hujan di barengi angin kencang sebabkan plank tersebut terlepas.

Hal ini dikatakan Ucok Pardede(50) warga setempat menepis berita tidak benar tersebut. Kamis (18/11/2021) sore hari.

“kami pastikan itu berita tidak benar, sebelumnya itu sudah dipasang di warung ini, ketepatan saja cuaca tidak baik, plank tersebut terlepas dan disimpan disini, kemudian dipasang kembali. Kan nggak mungkin setiap pasang plank oknum wartawan dipanggil terlebih dahulu ??? dan kami pastikan itu hoaks masa proyek cuma 99 juta dibilang ratusan juta !! Bohong itu!!! “, katanya.

Direktur LRR Simalungun Joel Sinaga sekaligus presenter Mari Kita Bongkar Dana Desa(Merkibong) mengatakan agar setiap Oknum wartawan di jaman maju ini harus tetap belajar, cek and ricek dan jangan beropini hanya untuk mengharapkan sesuatu.

Baca Juga :  Rawan Tumbang, Batang Pohon Keropos Ancam Keselamatan Warga Dan Pengguna Jalan

“jaman sekarang semua oknum wartawan bisa di cek kebenarannya, oknum wartawan kompetensi, Oknum wartawan hanya modus agar diberi sejumlah sesuatu dan Lainnya. Ini merusak reputasi kita sebagai komunitas jurnaliskan tidak mungkin pemborong cari Oknum wartawan untuk pemberitahuan memasang plank proyek, Cuma hanya oknum wartawannya ketepatan lewat dalam sebuah proyek, lalu tidak melihat plank terpampang, saat itu saja, tanpa mengkonfirmasi warga sekitar ehhh…. mengatakan tidak ada plank proyek, saya pastikan diragukan kompetensi Oknum wartawannya kalau seperti ini”, katanya.

Anggota DPRD Simalungun Hendra Sinaga menyampaikan apa yang sudah dikerjakan pemborong terkait proyek aspirasi tersebut sudah sesuai yang diharapkan. terkait plank proyek itu fleksibel saja. “yang menjadi masalah dari awal hingga akhir dan sampai seterusnya tidak ada plank proyeknya, itu Baru pertanyaan!!!!”, tegasnya.

Reporter : cheker

 

 

Bagikan :