Banyak Warga Tidak Dapat Bantuan Sembako Dampak Covid-19 di Bengkayang

Bagikan :
Esi
Julfa

Bengkayang-Kliktodaynews.com Penyaluran bantuan beras untuk masyarakat terdampak Covid-19 beberapa waktu lalu dari Pemprov Kalimantan Barat di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang masih menyisakan duka bagi warga miskin.

Di lapangan terlihat Dari lima desa yang ada di kecamatan Sungai Raya Kepulauan salah satu nya di Desa Rukmajaya, tepat nya di RT 07/RW 03 Dusun Bakti ada 38 kk yang tidak mendapatkan bantuan beras untuk masyarakat terdampak covid-19 ini, tergolong warga yang kurang mampu.

Esi(45) salah satu nya mengatakan “Kami tidak dapat bantuan beras dan kami tidak pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah padahal kami ini kan tidak mampu dan susah,” ucap nya. kamis (23/4/2020) dikediamannya.

Senada dengan Julfa (45) sambil menangis mengatakan “kami juga tidak dapat beras bantuan beras terdampak covid-19, kami ini kan juga warga yang terdampak covid-19,” ucapnya.

Ketua RT 007/RW 003 Subhan dalam konfirmasinya mengatakan warga di RT nya sebanyak 38 KK yang tidak mendapatkan bantuan beras terdampak covid-19 dari pemerintah provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Judi Gelper Sutomo 100 Meter Dari Mapolsek, Tidak Ditindak Polsek Perdagangan


Berdasarkan data yang dipergunakan adalah data penerima keluarga harapan (PKH) dan saya hanya sebagai penyalur saja. “Kepala Desa pun tidak ada mengintruksikan kepada kami yang selaku RT untuk mendata warga, jadi kami hanya mempergunakan data penerima keluarga harapan (PKH), kalau pun ada warga yang protes kenapa tidak dapat bantuan beras terdampak covid-19 ini langsung saja protes ke Kepala Desa,”ucapnya.

Kepala Desa Alhadi Rukmajaya saat di konfirmasi melalui via WhatsApp terkait permasalahan tidak meratanya pembagian bantuan beras terdampak covid-19 dari pemerintah provinsi Kalimantan barat mengatakan “dari data yang kami terima dari dinas sosial kabupaten Bengkayang tercatat 434/RTM (rumah tangga miskin) dapat 20 kilogram per KK, karna data itu yang kami dapat untuk menyalurkan bantuan beras terdampak covid-19 kepada warga tutup,” jelasnya.(JOHARDI/KTN)

Bagikan :