Asyik Nyedot Sabu, Pelajar di Simalungun Ditangkap Bersama Rekannya

Oki (31) dan AL (17)
Oki (31) dan AL (17)
Bagikan :

SIMALUNGUN – Kliktodaynews.com MIRIS. Seorang remaja berstatus pelajar, AL (17) warga Nagori Gunung Bayu Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, tertangkap saat asyik menyedot sabu sabu, Senin (01/02/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

AL tidak sendiri. Remaja ini di tangkap Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Simalungun bersama temannya OSD alias Oki (31) warga yang sama, dari salah satu kamar Wisma Jahra Jahri di Huta Latosan Nagori Gunung Bayu Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK melalui Kasat Res Narkoba AKP Adi Hariono SH dalam rilis pers yang disiarkan Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring SH mengatakan penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat melalui aplikasi ‘Horas Paten Simalungun’ yang menyebut di wisma tersebut sering terjadi tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Menindaklanjut laporan warga, dipimpin Kanit Idik I, IPTU Dwi Ivan Siregar Tim Opsnal bergerak ke lokasi lalu menggerebek kamar tempat keduanya menggunakan narkotika jenis sabu sabu”. Ujar Kasubbag Humas Selasa sore.

Baca Juga :  Dugaan Genangan Air Limbah Di Sekitar Lokasi, PT. UOI Berdalih Air Hujan


Dari penggerebekan Tim Opsnal menemukan barang bukti berupa satu (1) bungkus plastik klip transparan berisi di duga narkotika jenis sabu seberat kotor atau 0,95 (Nol koma Sembilan Puluh Lima) gram,

Kemudian satu (1) bungkus plastik klip sedang berisi dua puluh (20) plastik klip kecil kosong, tiga (3) unit Hand Phone merk Nokia, Realmi dan VIVO warna hitam, satu (1) set alat hisap sabu (bong) serta satu (1) buah kaca pirex berisi bakaran sabu seberat bruto 1,55 (satu koma lima puluh lima) gram.

Di interogasi. Keduanya mengaku sebagai pemilik sabu yang di peroleh dari seorang pria di Kampung Mangkei Kabupaten Batu Bara.

Keduanya sudah diamankan ke Kantor Sat Res Narkoba Polres Simalungun untuk menjalani pemeriksaan lanjut dalam mengungkap jaringan dan proses hukum. Ujar Humas menutup (JOE/KTN)

editor: ALDY/KTN

Bagikan :