Kapolres Siantar Sampaikan 6 Sikap Untuk Peningkatan Karakter Mahasiswa Baru di Kampus USI

Bagikan :

Siantar-Kliktodaynews.com|| Kapolres Pematang Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno SH, SIK Berikan Materi di Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Univ. Simalungun (USI) T. A. 2023/2024 dengan materi 6 Sikap dalam peningkatan pendidikan karakter mahasiswa baru bertempat di Auditorium Radjamin Poerba, S.H USI, Senin, 09 Oktober 2023 pukul 10.00 Wib.

Kehadiran Kapolres bersama Kasat Narkoba AKP Rudi Panjaitan, S.H dan Kanit Idik 2 Sat Intelkam IPTU Aswan Ginting, S.H disambut Rektor USI Dr. Sarintan Efratani Damanik, M.Si, bersama Wakil Rektor 1 Dr. M. Ade Kurnia Harahap, MT, Wakil Rektor 2 Pandapotan Simatupang, SE, MM, Wakil Rektor 3 Dra. Asnewastri, M.Pd, Dekan EkonomiDr. Tuahman Sipayung, M.Si, Dekan Hukum Dr. Sarles Gultom, M.H.

Turut hadir Mewakili Kasrem LETKOL INF. Edi S. Harahap, S.Pd., M.I.Pol, Para fungsionaris, Dosen, dan Staf USI, Para mahasiswa baru Hukum, Ekonomi, Teknik, Keguruan, Agribisnis, dan Pascasarjana.

Kegiatan diawali perkenalan dosen dan undangan, doa, pemberian materi oleh Letkol Inf. Edi S Harahap tentang bela negara, pemberian materi oleh kapolres pematang Siantar kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab, pemberian cendera mata oleh USI kepada Kapolres Pematang Siantar

Kapolres selaku narasumber menyampaikan 6 Sikap untuk meningkatkan pendidikan karakter mahasiswa baru Universitas Simalungun

Baca Juga :  HUT RI ke 75, Polsek Siantar Martoba Bagikan Sembako Kepada Warga

1. Sikap Intelektual
Sikap mahasiswa yang mencerminkan keinginan terus belajar, berpikir kristis, mencari kebenaran, dan mendorong perubahan yang berarti.

2. Anti Kekerasan seksual adalah sikap yang menentang dan menolak segala bentuk kekerasan seksual.

Beberapa aspek anti kekerasan seksual : meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual serta memberikan edukasi kepada orang lain tentang pentingnya menghindari, mengenali dan melaporkan kekerasan seksual.

Kemudian mempromosikan pemahaman yang jelas tentang pentingnya persetujuan yang bebas, sukarela, dan konsisten dalam semua situasi seksual serta mendukung upaya untuk memperkuat sistem hukum dan kebijakan yang berfokus pada pencegahan, penyilidikan, dan penuntutan pelaku kekerasan seksual.

3) Anti Perundungan adalah sikap yang menolak dan mengutuk segala bentuk perundungan. Perundungan secara umum merujuk pada tindakan agresif , intimidasi atau pelecehan yang dilakukan secara sistematis terhadap individu atau kelompok yang lebih lemah atau rentan.

Beberapa aspek sikap perundungan yakni Kesadaran dan pendidikan, Solidaritas dan dukungan, Promosi budaya kehormatan, Pendidikan pencegahan serta Advokasi dan pertanggungjawaban

4. Anti Narkoba adalah sikap yang menolak penggunaan, penyebaran, dan penyalahgunaan Narkotika. Sebagai individu yang memiliki sikap anti narkoba, kita menyadari bahwa narkoba memiliki dampak negatif yang serius pada kehidupan individu, keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.

Baca Juga :  DAS DICOR, LRR MINTA BANGUNAN BUDDHIST MAJUSRI DIBONGKAR

Beberapa aspek yang mencakup Sikap anti narkoba yakni Pendidikan dan kesadaran, Pencegahan, Rehabilitasi dan pengobatan, Penegakkan hukum dan Dukungan sosial dan masyarakat

5.Anti Korupsi adalah sikap yang menolak, melawan dan memerangi praktik korupsi dalam segala bentuknya. Dengan sikap anti korupsi ini, kita bersama- sama berkomitmen untuk menciptakan tatanan sosial yang bersih, adil, dan berkeadilan. Melalui upaya pencegahan korupsi, penegakkan hukum yang tegas dan partisipasi aktif masyarakat, kita dapat membangun masyarakat yang lebih baik untuk kesejahteraan bersama.

Beberapa aspek yang mencakup sikap anti korupsi yakni Pendidikan dan kesadaran, Transparansi dan akuntabilitas, Penegakkan hukum, Ransparansi dan anti-penyuapan serta Partisipasi aktif

6. Kampus Sehat
Mengacu pada upaya untuk menciptakan lingkungan kampus yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa, fakultas, dan staf, baik secara fisik, mental maupun sosial.

Dengan tujuan menciptakan lingkungan yang mempromosikan gaya hidup sehat, keseimbangan emosi dan mengurangi resiko penyakit serta stres.
Penciptaan kampus sehat melibatkan kerja sama antara pihak kampus, fakultas, staf, dan mahasiswa.

Melalui sinergi ini, kampus dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan semua individu yang berada di dalamnya. (Tim/KTN)

Bagikan :