Satu Warga Sipispis Positif Covid-19, Total Kasus Di Sergai Jadi 40

Bagikan :

Sei Rampah – Kliktodaynews.com Kabupaten Serdang Bedagai kembali mengalami pertambahan jumlah kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Saat ditemui di Posko Gugus Tugas, Rumah Dinas Bupati, Sei Rampah, Selasa (28/07/2020) Pukul 15.00 Wib.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serdang Bedagai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, menyampaikan jika ada 1 orang warga Sergai yang terpapar Covid-19.

“Menurut informasi yang kami peroleh dari Kepala Dinas Kesehatan Sergai dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, korban terbaru ini inisial US, seorang pria berusia 42 tahun, warga Kecamatan Sipispis. Korban merupakan karyawan salah satu bank yang awalnya masuk dalam daftar tracing karena menjadi kontak erat dengan rekan kerjanya warga Kota Tebing Tinggi yang lebih dulu dinyatakan positif,” katanya.

“Akmal menyebut, dikarenakan yang bersangkutan masuk dalam daftar tracing maka pihak perusahaan tempatnya bekerja melakukan prosedur rapid test dan tes PCR terhadap korban pada tanggal 21 Juli.

“Pada tanggal 26 Juli, pihak Laboratorium Covid-19 Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara merilis hasil PCR test yang menyatakan US positif Covid-19. Kemudian hari ini, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menyampaikan hasil tersebut ke Dinkes Sergai,” jelasnya.

Baca Juga :  Under Cover Buy, Pengedar Sabu Asal Pantai Cermin Diciduk Satnarkoba Polres Sergai


“Dinkes Serdang Bedagai, sebut Akmal, akan segera melaksanakan penyelidikan epidemiologi dan tracing kontak ke alamat yang bersangkutan.

“Tim Gugus Tugas lewat Dinkes akan melakukan tindakan yang diperlukan untuk memutus rantai penyebaran lanjutan, yaitu proses tracing kontak erat dengan korban dan proses disinfeksi lewat penyemportan disinfektan ke area yang dianggap rawan penyebaran,” katanya.

Pertambahan ini menjadikan kasus Covid-19 di Kabupaten Sergai menjadi total 40 kasus dengan rincian 20 warga sudah dinyatakan sembuh, 19 kasus aktif sedang dilakukan tindakan medis intensif di RS rujukan serta 1 kasus dengan korban meninggal dunia, pungkas Akmal. (BUDI/KTN)

Bagikan :