Proyek Irigasi Bah Bolon Ambruk, LRR Siantar Lapor Kejatisu

Plank Proyek Pekerjaan Rubuh
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews.com Proyek Rehabilitasi / Perbaikan dan Pembangunan Pengendalian Banjir dan Pengaman Sungai / Pantai Pada Sungai Bah Hapal-Sungai Sigulang-Gulang Pekerjaan Tembok Penahan Tanah sepanjang 490 m’ dan Pekerjaan Pengaman Tebing Sungai dan Talud sepanjang 200 m’ yang dikerjakan CV. Sitaut Nauli Sakti di Kelurahaan Tanjung Tongah Kecamatan Siantar Martoba Pematangsiantar diduga asal jadi.

Pasalnya, pekerjaan tersebut selesai dikerjakan dalam seminggu sudah rubuh dan pada sisi pondasi bawah tembok penahan tidak plester serta acian dengan baik.

Proyek milik Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang UPT Pengelolaan Irigasi Bah Bolon Provinsi Sumatera Utara sumber dana APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 akan diadukan Lembaga Lingkar Rumah Rakyat(LRR) Siantar ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

“besok(hari ini-red) kita sudah suratnya akan kita sampaikan langsung ke Kejaksaan Agung RI, Kejatisu dan tembusan ke Kontraktor serta Kepala UPT Pengelolaan Irigasi Bah Bolon Provsu”, kata Direktur LRR Bangun Pasaribu. Minggu(12/7/2020) di 2The Point Jalan Farel Pasaribu Kecamatan Siantar Marihat Pematangsiantar.

Baca Juga :  Wagub Serahkan Tali Asih kepada Keluarga Korban Kebakaran Pabrik Mancis Binjai


Proyek di Tanjung Tongah Siantar Martoba tersebut ambruk sepanjang sekira 20 m’ .Kemudian pemasangan batu padas banyak posisi vertikal tidak horijontal sehingga dugaan banyak volume yang dicuri, pihak pelaksana.

Kepala UPT Pengelolaan Irigasi Bah Bolon Provinsi Sumatera Utara, Selasa (7/7/2020) kemarin di Jalan Asahan KM 3,5 Pematangsiantar diminta tanggapannya, salah satu pegawai mengatakan sedang tidak berada di kantor. “sudah 3 hari beliau dimedan”, katanya.

Dilapangan terlihat pekerja sibuk menyisip dinding sisi bagaian bawah menggunakan acian dan merehab tembok yang sudah rubuh.(RED/KTN)

Bagikan :