Polda Sumut dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Stabilkan Harga Jelang Idulfitri

Bagikan :

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyebut keterlibatan Polri sangat membantu memperluas jangkauan distribusi pangan hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Ia juga memastikan bahwa kondisi stok pangan di wilayah Sumatera Utara dalam keadaan aman dan mencukupi.

“Sebenarnya saat ini tidak ada kenaikan harga yang signifikan pada gula, minyak, maupun beras. Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas. Stok aman, jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan panic buying,” ujar Budi.

Secara nasional, Ketua Pelaksana Satgas Pangan Polri, Kalingga Rendra Raharja, menyampaikan bahwa program bazar pangan murah ini digelar serentak di 36 Polda dan 500 Polres di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, pada tahun 2025 program serupa mencatat capaian 148 persen dari target nasional, dan pada 2026 Satgas Pangan Polri menargetkan penyaluran beras sebesar 10 persen dari total target Bulog.

“Strategi kita adalah mengoptimalkan seluruh jajaran hingga tingkat bawah agar manfaat program ini dapat dirasakan langsung oleh buruh, pengemudi ojek, serta masyarakat luas menjelang Lebaran,” kata Kalingga.

Melalui peluncuran serentak Gerakan Pangan Murah tersebut, pemerintah dan Polri berharap masyarakat di Sumatera Utara dapat menjalani bulan Ramadhan dan menyambut Idulfitri dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. (Red/ktn)

Bagikan :