Panen 300 Kg Kangkung & Tebar 10.000 Bibit Nila, Lapas Kelas I Medan Perkuat Pembinaan Kemandirian WBP

Bagikan :

Medan – Lapas Kelas I Medan terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan produktif berbasis ketahanan pangan. Hal itu ditandai dengan panen 300 kilogram kangkung hidroponik serta pelepasan 10.000 bibit ikan nila, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) tersebut melibatkan jajaran petugas bersama WBP yang mengikuti program pembinaan. Suasana tampak penuh semangat, mencerminkan antusiasme peserta dalam mengembangkan keterampilan produktif.

Program hidroponik yang dikembangkan di dalam lapas menjadi salah satu bentuk pembinaan berbasis pertanian modern. Selain menghasilkan panen kangkung yang cukup besar, sektor perikanan juga diperkuat melalui penebaran bibit ikan nila sebagai bagian dari pengembangan keterampilan budidaya.

Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, mengatakan kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus membekali WBP dengan keterampilan yang aplikatif.

“Melalui panen dan penebaran bibit ikan ini, kami ingin memberikan bekal nyata kepada WBP agar memiliki kemampuan mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurutnya, program pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek pembentukan karakter, tetapi juga diarahkan pada peningkatan keterampilan kerja yang produktif dan bernilai ekonomi.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Lapas Kelas I Medan terus berinovasi menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Bagikan :