OJOL Nasional-AON Sumut Demo DPRD Sumut, Minta Revisi UU No.22 Tahun 2009 Tetang LLAJ Terkait Roda Dua Bukan Alat Transpotasi Umum

Bagikan :

Medan-Kliktodaynews.com Ribuan anggota Ojek Online Nasional (OJOL) – Aliansi Ojek Online Sumut (AON) Jumat (28/2/2020) pukul 09.00 wib aksi unjuk rasa menuntut revisi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) dan pernyataan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nurhayati Menoarfa tentang penolakan pentepan kenderaan roda 2 (dua) dapat menjadi delivery makanan,logistik dan barang saja,namun tidak untuk transportasi umum mengangkut manusia, di Gedung DPRD Sumatera Utara Jalan Iman Bonjol Medan.

Massa aksi berkumpul di Stadion Teladan Kecamatan Medan Kota kemudian berjalan menggunakan trasnpotasi masing-masing ke kantor DPRD Sumatera Utara.

Kordinator Lapangan Hendry Hutabarat dalam aksinya menjelaskan pemerintah daerah maupun pusat, punya amanat wajib menyediakan transportasi umum yang layak untuk masyarakat. jika hal ini diterapkan maka menyebabkan sosial ekonomi rakyat semakin terpuruk dan melanggar Pancasila sila kelima yang berbunyi “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. “kami minta anggota DPRD Sumut dapat meneruskan tuntutan kami ini agar, merevisi peraturan dan perundang-undangan tersebut. coba bayangkan makan apa istri dan anak kami nantinya,” ungkapnya dalam orasinya.

Baca Juga :  Selamatkan Anak Pusaka Indonesia Dukung Pemerintah Naikkan Cukai Rokok


Unsur Pimpinan DPRD Sumut Ramansyah Sibarani dari Partai Nasdem didampingi Hendro dari Fraksi PKS dan Meri Saragih dihadapan massa aksi mengapresiasi pengunjuuk rasa yang masin memberikan kepercayaan kepada wakil rakyat sumatera utara. DPRD Sumut akan melanjutkan tuntutan dari OJOL 282 Sumut ke DPR RI, juga meminta agar DPR RI tidak mendengar pernyataan pribadi dari wakil ketua komisi V tersebut.

“kami dalam rapat terbatas tadi di komisi A melahirkan kesepakatan, meminta Komisi V DPR RI dan pemerintah, agar melibatkan perwakilan OJOL dalam pembahasan Regulasi serta Revisi undang-undang tersebu. sehingga melahirkan peraturan yang berpihak kepada rakyat” kata Hendro ketua Komisi A DPRD Sumatera Tersebut.



Usai mendengarkan pernyataan dari perwakilan DPRD Sumut sekira pukul 11.40 wib massa aksi membubarkan diri dengan tertib, sambil menyanyikan yel-yel aksi mereka.

Reporter : Syahrial

Bagikan :