Medan Tuan Rumah Rakernas XVIII APEKSI 2026

Bagikan :

“Rakernas ini bukan hanya soal kemeriahan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kota-kota di Indonesia menjadi semakin kuat dan mampu menopang bangsa,” ujar Rico Waas.

Disampaikan Rico Waas, pengalaman bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025—termasuk Kota Medan, Aceh, dan Sumatera Barat—menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah kota. Di Medan sendiri, sebanyak 19 dari 21 kecamatan terdampak banjir, menyebabkan puluhan ribu kepala keluarga dan ratusan ribu jiwa merasakan dampaknya secara langsung.

“Bencana membuka mata kita bahwa kota bisa lumpuh, baik secara infrastruktur, ekonomi, maupun fiskal. Karena itu, kota harus disiapkan agar tetap tangguh dalam kondisi apa pun,” kata Rico Waas.

Atas dasar tersebut, dijelaskan Rico Waas, Pemko Medan mengusulkan tema Rakernas XVIII APEKSI 2026, yakni “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”. Tema ini dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh Pemerintah Kota untuk memperkuat ketangguhan secara menyeluruh, mulai dari aspek finansial dan fiskal, kemandirian ekonomi, kualitas sumber daya manusia, hingga kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

Rico menambahkan, tidak hanya penanggulangan bencana, ketangguhan kota juga berkaitan erat dengan dinamika geopolitik dan ekonomi global yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap daerah. Karena itu, kerja sama antarkota dinilai menjadi strategi penting untuk saling menguatkan, termasuk melalui promosi produk unggulan dan perluasan pasar antarwilayah.

“Kalau kota-kota di Indonesia saling menguatkan, saling memasarkan produknya, maka bangsa ini akan jauh lebih kuat.

Bagikan :