Buka Pasar Murah Imlek, Rico Waas: Medan Adalah Simbol Keberagaman Indonesia

Bagikan :

“Kami memastikan keamanan dan perlindungan bagi seluruh umat beragama yang ada di Kota Medan, karena itulah makna sejati dari Medan Untuk Semua, dan Semua Untuk Medan,”Bilang Rico Waas.

​Menariknya, Rico Waas juga menyoroti fenomena sosial di tahun 2026, dimana teknologi seringkali membuat jarak meski raga berdekatan. Menurutnya, momen Imlek harus menjadi ajang untuk kembali berkumpul secara fisik, bukan sekadar melalui layar ponsel.

​”Sekarang berkumpul itu jadi barang mewah. Kadang kita malas, cukup video call saja. Padahal, bangsa kita kuat karena gotong royong dan kebersamaan, bukan individualis,” tutur Rico Waas.

Maka dari itu, pria berkacamata yang terkenal humble dengan semua orang ini pun mengimbau para Camat untuk mendata orang tua yang tinggal sendirian agar tetangga dan lingkungan sekitar memberikan perhatian lebih saat perayaan Imlek nanti.

“Saya juga menitipkan pesan kepada Pak Camat untuk mendata orang tua yang merayakan Imlek sendirian. Berikanlah perhatian, ajak tetangga untuk mengunjungi mereka. Itulah bagian dari pelayanan Kota Medan,”pesan Rico Waas.

​Menutup sambutannya, Rico Waas memberikan harapan optimis terkait shio Kuda Api ditahun 2026 ini.

“Kuda itu larinya kencang, gagah, dan penuh semangat. Apalagi ada unsur apinya. Kita berharap semangat ini membawa Kota Medan lari semakin kencang lagi dalam pembangunan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Plt Kadis Koperasi UKM Perindag Kota Medan, Citra Effendi Capah dalam laporannya menjelaskan pasar murah menyambut Tahun Baru Imlek ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat Kota Medan, khususnya etnis Tionghoa dalam memenuhi ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan nasional, serta sebagai upaya dalam pengendalian inflasi di Kota Medan.

Bagikan :