MEDAN– Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026, Pemko Medan menyelenggarakan Pasar Murah di dua titik strategis, yakni di Kecamatan Medan Area (Kelurahan Sei Rengas II) dan Kecamatan Medan Deli (Kelurahan Kota Bangun).
Pasar murah yang berlangsung selama lima hari itu secara resmi dibuka Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di lapangan Barasokai, jalan Rahmadsyah, Kec. Medan Area, Senin (9/2/2026).
Melalui pasar murah ini juga, Rico Waas berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari khususnya dalam menyambut tahun baru Imlek.
“Semoga langkah ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, sehingga masyarakat dapat merayakan Imlek dengan berbahagia bersama keluarga yang dicintai,”kata Rico Waas.
Di momen itu, Rico Waas, tidak hanya bicara soal ekonomi, tetapi juga memberikan pesan menyentuh tentang pentingnya menjaga “kehangatan” ditengah perbedaan.
Orang nomor satu di Pemko Medan itu menegaskan bahwa Kota Medan adalah simbol keberagaman yang nyata. Dengan populasi masyarakat Tionghoa mencapai 10-11%, Medan menjadi kota di bagian barat Indonesia yang sangat majemuk.
”Kalau mau melihat kota yang begitu beragam sebagai simbolnya Indonesia, lihatlah Kota Medan. Kita hidup dengan toleransi, saling menyayangi, dan melindungi. Itulah sejatinya Indonesia,” ujar Rico Waas.
Rico Waas juga mengatakan jargon “Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan” merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap umat beragama merasa aman dan memiliki kota ini seutuhnya.
