Distan Pemkab Batu Bara Sulit Ditemui. Tanaman Padi Petani Desa Pematang Panjang Diserang Hama Tikus dan Wereng

Tanaman Padi Petani Desa Pematang Panjang Diserang Hama Tikus dan Wereng
Tanaman Padi Petani Desa Pematang Panjang Diserang Hama Tikus dan Wereng
Bagikan :

Batubara-Kliktodaynews.com Desa Pematang Panjang tanaman padi petani saat ini yang ada di Desa Pematang Panjang Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatra Utara sedang bunting atau sudah keluar satu satu dan diperhitungkan panen awal bulan April namun Serangan hama tikus ganas menyerang tanaman padi petani warga tersebut.

Selain hama tikus wereng ikut menyerang tanaman warga yang mengakibatkan serangan ini daunnya memerah dan pertumbuhan semakin mengerdil dan turun kebawah sehingga mati.

Salah seorang petani R.Sitorus Rabu 12/2/2020 mengatakan kepada jurnalis tanaman padi saya 4 rante yang di pinggir jalan habis semuanya dimakan hama tikus itu. Keluh Sitorus

Tampubolon menambahkan padi saya 12 rante setengahnya habis digasak juga. Dan saya perhatikan tanaman padi petani lain untuk musim ini hama tikus sangat ganaslah pasalnya sepertinya rata rata dihantam hama tikus tersebut.

Sementara para Petani telah melakukan berbagai upaya mencegah seperti dengan memasang racun tikus. Memang banyak tikus yang mati, namun tikus yang datang justru semakin banyak. Begitu juga dilakukan 2 kali seminggu penyemprotan membasmi serangan hama wereng tapi diserang juga. Para petani hanya bisa pasrah dengan kejadian tersebut. Ungkapnya dengan wajah keluh

Baca Juga :  Lebih Separuh Absen, Paripurna DPRD Batal Tetapkan P-APBD Batubara Tahun 2019


Akibat serangan ini, para petani mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah. Mereka berharap ada perhatian dari Pemkab Batu Bara atau Dinas Pertanian (Distan), untuk meringankan beban kerugian petani. Dan untuk pola tanam berikutnya pemkab Batu Bara atau Dinas Pertanian/PPL lebih aktif memberikan penyuluhan serta tegas mengambil tindakan bagi petani yang melanggar aturan pola tanam yang telah di musyawarahkan bersama agar terlaksana nya pola tanam serentak.

Selain itu juga para petani berharap bantuan pemkab Batu Bara pengadaan bibit untuk pola tanam berikutnya dan sebelum pola tanam turun pemburuan hama tikus tetap dilaksanakan, biar lebih semangat berburu hama tikus tersebut dari RP.1000/ekor dinaikkan menjadi 3000 atau 5000/ ekor. Harap Petani

Untuk menyampaikan keluhan para petani tersebut jurnalis menyambangi kantor Dinas Pertanian Batu Bara,namun Kadis tidak berada di tempat.(Staf07/KTN)

Bagikan :