Batu Bara, kliktodaynews.com – Peredaran narkoba di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, dinilai kian meresahkan dan telah memasuki tahap yang mengkhawatirkan.
Kondisi ini memicu keprihatinan berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat nelayan yang mendesak aparat penegak hukum bertindak lebih tegas dan menyeluruh. Minggu (04/04/2026).
Ketua Masyarakat Nelayan Tradisional Batu Bara, Sawaluddin Pane, menyampaikan kekhawatirannya saat diwawancarai, Selasa (31/03/2026).
Ia menilai aktivitas peredaran narkoba kini semakin terbuka, bahkan lokasi-lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran sudah diketahui masyarakat luas.
“Kami melihat peredaran narkoba di sini sudah sangat mengkhawatirkan. Yang sering tertangkap justru pengguna atau pengedar kecil, sementara bandar besar diduga masih bebas berkeliaran,” tegas Sawaluddin.
Ia juga menyoroti Kecamatan Medang Deras sebagai salah satu wilayah yang diduga menjadi titik rawan sekaligus pintu masuk peredaran narkoba di Batu Bara. Karena itu, ia meminta aparat meningkatkan pengawasan serta melakukan operasi besar-besaran di kawasan tersebut.
“Jangan hanya menyasar pelaku kecil, tapi harus sampai ke akar. Jika bandar besar tidak diungkap, peredaran ini tidak akan pernah berhenti. Kami minta Polres Batu Bara dan jajarannya bekerja lebih maksimal demi menyelamatkan generasi muda,” tambahnya.
Selain itu, Sawaluddin mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Menurutnya, pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan aparat penegak hukum.
