Tambat Labuh di Ujung Kanal Dusun IX-Batu Bara Ambruk, Diduga Dikorupsi

Proyek tambat labuh ROBOH yang berlokasi di Ujung Kanal Dusun IX menuju Dusun XI Desa Kapal Merah Kecamatan Nibung
Bagikan :

BATU BARA – Kliktodaynews.com    Ambruknya proyek tambat labuh yang berlokasi di Ujung Kanal Dusun IX menuju Dusun XI Desa Kapal Merah Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara yang bersumber dari APBD Batu Bara Anggaran 2019, senilai ± Rp 200.000.000 ini Ambruk kesungai, diduga tak sesuai fungsi. Pasalnya, kondisi tambat labuh itu sangat mengkuatirkan, baru berjalan dua bulan selesai dikerjakan oleh pihak pemborong sudah terlihat kemiringan dengan keadaan condong kesungai. Sampan nelayan tak bisa bersandar di lokasi yang dimaksud. Minggu (13/6/2021)

Dalam peristiwa ambruknya tambat labuh itu, Beruntung, tidak ada korban jiwa

Menurutnya jumadi proyek ini ambruk ada indikasi korupsi.

Ambruknya bangunan tambat labuh yang baru selesai dibangun 2 (dua) tahun lalu tenggelam di alur sungai ujung kanal desa kapal merah. Nelayan setempat tidak pernah naik maupun turun dari bangunan tambat labuh saat berangkat melaut.

Diduga teknis pembuatan tidak sesuai dengan Anggaran.

Menurut keterangan warga desa kapal merah bangunan belum ada 2 tahun, sudah mengalami ambruk. Masyarakat sangat kecewa dan geram dengan bangunan tersebut. Jelas Jumadi.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara & Kapolres Santuni Warga Penderita Hidrosefalus

Setelah selesai dikerjakan oleh pihak pemborong. Bangunan tambat labuh itu condong kesungai

Jumadi mengatakan proyek yang dikerjakan oleh inisial Sab, dari perusahaan Cv. P ini ditengarai dikerjakan tidak sesuai spesifikasi yang dianggarkan dalam Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA).

Mirisnya, kata Jumadi, proyek tambat labuh tersebut, tidak bisa digunakan warga, karena warga kuawatir kualitas bangunan proyek ini tidak menjamin warga dalam baik-baik saja.

“ Ada yang aneh, proyek ini bisa diserahterimakan oleh pelaksana ke Dinas Perikanan setempat. Padahal, kualitas proyek sangat buruk.

Faktanya, proyek itu selesai dibangun dua bulan tak bisa digunakan, karena tidak sesuai fungsinya. Apalagi
sekarang, bahkan sudah ambruk kesungai siapa yang ingin di tambat labuh itu. Cetus jumadi, kepada awak media

Sementara itu, Plt. Dinas Perikanan Batu Bara inisial ” G ” kini menjabat sebagai sekretaris di BPBD Batu Bara. Ketika dikonfirmasi Kliktodaynews.com melalui pesan WhatsApp, konfirmasi itu tidak dapat penjelasan dari Plt Dinas Perikanan, maka berita ini di antar kemeja redaksi Media Syber Kliktodaynews.com. (STAF07/KTN)

Bagikan :