PULANG UNDANGAN, MINIBUS MASUK PARIT KEBUN, 5 ORANG PENUMPANG MENINGGAL DUNIA

Bagikan :

Batu Bara-Kliktodaynews.com Naas nasib yang dialami rombongan warga dusun Pasir Putih Pagurawan, kecamatan Medang Deras, kabupaten Batu Bara yang mengaku bahwa mereka masih merupakan keluarga besar pak Samsudin Bilal.

Pasalnya usai pulang undangan dari kec. Air Joman kabupaten Asahan, tiba-tiba mobil minibus nopol BK 7923 DO yang mereka tumpangi masuk ke parit galian kebun PT Socfindo, Tanah Gambus, Kec. Limapuluh, pada Rabu (17/7/2019), sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari informasi sementara yang berhasil dihimpun media ini, kecelakaan terjadi diduga akibat supir minibus mengantuk, lalu tiba-tiba mobil oleng ke kiri ke arah jembatan dan mengalami kecelakaan tunggal.

Pantauan media ini, mobil minibus tersebut tampak berada didalam parit galian kebun persisnya di Jalinsum desa Perkebunan Tanah Gambus arah ke desa Simpang Gambus.

Dalam kecelakaan tersebut tercatat sudah sebanyak 5 (lima) orang yang dilaporkan tewas dan jenazahnya masing-masing 2 orang berada di Puskesmas Limapuluh sedangkan 2 orang lagi berada di RSUD Batu Bara.

Demikian dari penelusuran media ini, korban luka-luka masih terlihat menjalani perawatan di Puskesmas yang sama. Demikian menurut keterangan saksi bernama Iwan, awalnya minibus tersebut tampak melaju dari arah Kisaran menuju Indrapura.

Baca Juga :  Heboh Netizen : Sikap Keras Bupati Batu Bara Tak Tanggung-Tanggung Centil Kades & Disdukcapil Batu Bara


Sampai di lokasi kejadian, supir tidak bisa mengendalikan kendaraan setelah mengalami pecah ban dan menghantam dinding pembatas jembatan selanjutnya masuk jurang yang berada di sebelah jembatan dengan ke dalam sekitar 5 meter.

Dikabarkan pula bahwa jumlah seluruh penumpang minibus ada sebanyak 25 orang, termasuk supir pengemudi minibus yang ternyata masih punya hubungan keluarga dengan seluruh penumpangnya.

“Kami semua masih hubungan saudara bang”, bilang Hakim salah seorang korban yang selamat dalam kecelakaan maut tersebut.

Reporter: Albiner Ambarita

Editor : Bima I S Pasaribu SH

Bagikan :