“Kita akan menesuri ke kanwil BPN untuk mengetahui ada tidaknya plasma perkebunan di Kabupaten Batu Bara,” tegasnya.
Senada, Dinas Pertanian dan Perkebunan lewat Kabid Perkebunan Nanda dengan tegas menyatakan sepakat dengan BPN untuk mendukung pembentukan pansus.
“Kita berada di pihak masyarakat jadi akan kita tindaklanjuti dengan menyurati dan mengunjungi instansi terkait di Provsu terkait plasma perkebuhan,” janjinya.
Akhirnya Ketua Komisi 1 DPRD Batu Bara Darius menyimpulkan DPRD akan membentuk pansus plasma perkebunan. “Jadi kita putuskan akan menggelar pansus demi mengakomodir keinganan masyarakat Batu Bara yang disampaikan IWO,” tandasnya.
(Red)
