Irigasi Desa Capor Menuai Dugaan Mark Up Anggaran, Oknum Pengacara LPKN RI Sentimen

Bagikan :

Batu Bara – Kliktodaynews.com|| Pengerjaan pembangunan leaning irigasi di Dusun 1 Desa Cahaya Pardomuan (Capor) Kecamatan Lima Puluh yang bersumber anggaran dari Dana Desa (DD) T.A 2022 kembali di soal. Pasalnya, ada terindikasi dugaan mark up anggaran dalam pengerjaan tersebut. Rabu (09/11/2022)

Berdasarkan pantauan kru media ini, bangunan leaning irigasi sepertinya tidak sesuai perencanaan.

Menurut perencanaan bangunan leaning irigasi tersebut diplester. Namun yang terjadi dilokasi kegiatan tidak diplester oleh pengguna anggaran (PA) dan kegiatan itu sudah selesai dikerjakan.

Selain itu, sisa material bangunan dimanfaat oleh Sekdes Capor, diperuntukan dibatas tanah PribadiNya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Cahaya Pardomuan sekaligus bertindak selaku pelaksana dan pengguna anggaran kegiatan menjelaskan, bahwa bangunan leaning irigasi sebenarnya sudah sesuai dengan perencanaan RAB Desa, terkait sisa material yang berada dibatas lahan sawahnya, menurut Sekdes ini hal yang wajar diperuntukan di batas sawah itu, paparnya melalui telepon, jelasnya

Samping itu, papan informasi pembangunan leaning irigasi hanya mencantumkan lokasi di Dusun I Volume 195 meter sumber dana dari Dana Desa (DD) T.A 2022 Anggaran Rp. 101.874.000, rincian lainnya tidak dapat dijabarkan dipapan informasi, jelas ini tidak ada keterbukaan informasi publik untuk masyarakat desa Cahaya Pardomuan.

Baca Juga :  Kunjungan Pansus DPRDSU Lihat Perkembangan Covid-19 di Batu Bara

Ada oknum pengacara LPKN RI di Batu Bara elergi atas pemberitaan media kliktodaynews, sehingga memojok salah satu wartawan.

Kedatangan oknum pengacara tersebut atas undangan Sekdes Capor, sehingga melakukan pemantauan investigas dilokasi yang lebih dulu wartawan kliktodaynews.

Terpisah, Kaur perencanaan menjelaskan tujuan pembangunan leaning irigasi itu sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan petani, agar ketersediaan air kepertanian tercukupi dan terpenuhi,” ujarnya.

Tambahnya, masalah irigasi belum diplester, diwacanakan Desa mengulang pekerjaan itu agar diplester, tapi kita lagi menunggu warga habis panen padi, baru dikerjakan, tutup kaur perencanaan.

Pjs Desa Cahaya Pardomuan tak membalas hasil konfirmasi dari kru media ini terkait apakah sudah ada serah terima pembangunan leaning irigasi tersebut. (STAF07/KTN)

Bagikan :