Hari Lebaran Ke-3 Di Batu Bara, Harga Ikan Basah Melonjak Naik

Ket gambar: Tampak pedagang sedang memilih ikan dari boat/sampan pengusaha hasil laut di Pelabuhan Bom Tanjung Tiram Batu Bara
Bagikan :

BATU BARA – Kliktofaynews.com Hari Lebaran ketiga Idul Fittri 1442 H Tahun 2021 harga ikan basah melambung naik drastis di pasaran TPI Ujung Bom Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara, melambungnya harga ikan mencapai 50 hingga 100 persen perkilogram. Sabtu (15/5/2021).

Pantauan awak media, nelayan belum sepenuhnya melaut melakukan penangkapan ikan, sehingga berdampak berkurangnya pasokan ikan basah.

“Ini aja ikan tangkapan nelayan asal Kuala Bagan Batak, Kecamatan Nibung Hangus, dua lebaran kemarin sudah ada turun melaut,” . Sebut Anwar seorang pedagang ikan basah di sela-sela melayani konsumen berbelanja ikan diatas becak motornya di pasar Jl Nelayan Tanjung Tiram.

Dia mengaku memasokan ikan dari Baganbatak sebab stok ikan kurang untuk memenuhi permintaan pasar karena nelayan belum seluruh beraktivitas melaut, sehingga harga ikan mengalami kenaikan.

Seperti harga ikan gembung ukuran sedang ke bawah biasanya, Rp 8000 hingga Rp 10.000/ kg, kini mencapai Rp 15.000/kg.

Kendati harga ikan basah naik, tidak menyurutkan warga untuk membeli mengkonsumsi ikan yang mengandung zat protein sebagai lauk pauk santapan keluarga sehari-hari dengan membeli dalam jumlah bervariasi.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Mewakili Nelayan Terima Bantuan 150 Rumpon dari PT. Inalum


“Saya cukup membeli satu kilogram ikan.Ini pun belum tentu habis dimasak dan bisa saja bertahan hingga dua hari kedepan menyimpan mendinginkan dalam lemari es agar kondisinya tetap terjaga tidak busuk,” ujar ibu Yani warga Labuhan Ruku.

Beda lagi dijelaskan ibu lainnya mereka memilih belanja telur ayam dan daging untuk dikonsumsi keluarga sejak lebaran.

Menurutnya tiga atau sepekan lebaran sebagaimana tahun lalu nelayan sudah kembali melaut seperti biasa melakukan penangkapan ikan.

Syahrul seorang nelayan jaring gembung di Kuala Batu Bara perairan Kec Tanjung Tiram mengaku mereka belum sepenuhnya melaut karena suasana lebaran dan berdiam di rumah bersama keluarga sambil bersilaturrahmi saling kunjung mengunjungi antar sesama, walau di tengah kondisi pandemi Covid-19 masih melanda tanah air, khususnya di Batu Bara dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Ya silaturrahmi tetap terus terjalin dengan menerapkan prokes sebagai upaya mengantasipasi penyebaran virus di tengah pandemi covid saat ini,”ujar Heri nelayan lainnya. (STAF07/KTN)
Baca Juga :  Proyek Tambal Sulam Jalan Dinas PUPR Batu Bara Kembali Rusak

Bagikan :