Batu Bara-Kliktodaynews.com – Festival Pesta Tapai, tradisi turun-temurun masyarakat pesisir Batu Bara yang telah ada sejak abad ke-18 menjelang Ramadan, kembali dibuka di Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, pada Sabtu (17/1/2026) malam. Pembukaan dilakukan langsung oleh Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian dan disaksikan Wakil Bupati Syafrizal, unsur Forkopimda, tokoh adat, serta ratusan masyarakat.
Baharuddin menyatakan bahwa Pesta Tapai bukan sekadar pesta rakyat biasa. “Pesta Tapai sudah menjadi budaya yang diwarisi dari zaman ke zaman yang menandakan datangnya bulan suci Ramadan,” ucapnya. Ia menambahkan bahwa selain sebagai bagian penting dalam menyambut Ramadan, festival ini juga menjadi momen strategis untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat.
“Pesta Tapai merupakan identitas budaya masyarakat Batu Bara yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Selain nilai budaya, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya. Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama menyeragamkan tarif parkir serta harga lemang dan tapai agar pengunjung merasa nyaman, aman, dan tidak dirugikan.
Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan hingga 16 Februari 2026 ini menyajikan lemang khas Batu Bara yang dipadukan dengan tapai ketan. Ketua Panitia Festival Pesta Tapai 2026 sekaligus Plt Kadis Budparpora Batu Bara, Widaruna, mengatakan bahwa perhelatan akan menampilkan berbagai seni budaya tidak hanya dari Melayu, tetapi juga dari 12 etnis lain yang bermukim di Kabupaten Batu Bara.
