Batu Bara-Kliktodaynews.com– Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menyesalkan tindakan oknum yang merusak citra pariwisata daerah dengan menghadang wisatawan dari kapal pesiar MV Star Voyager yang sandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka. Pernyataan tersebut disampaikannya pada pembukaan Pesta Tapai Tahun 2026 di Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Sabtu (17/1/2026) malam.
“Saya tidak ingin lagi ada oknum yang merusak citra wisata di Kabupaten Batu Bara. Kita semua harus bersama-sama menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan agar semakin banyak orang berkunjung ke daerah kita,” katanya.
Baharuddin menjelaskan bahwa Pemkab Batu Bara telah berkoordinasi dengan Polres Batu Bara, TNI, serta manajemen Pelabuhan Kuala Tanjung untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Diketahui, kapal pesiar MV Star Voyager akan melakukan pemberhentian sebanyak 5 kali setiap Sabtu pada awal tahun 2026, dimulai pada tanggal 10 Januari 2026. Pada hari pertama sandar, puluhan bus pariwisata yang mengangkut ribuan wisatawan dihadang oleh puluhan warga menggunakan mobil pribadi di pintu keluar pelabuhan. Akibatnya, wisatawan mancanegara yang akan mengunjungi objek wisata di Sumatera Utara memutuskan membatalkan kunjungan.
Penyebab pasti penghadangan belum diketahui, namun beredar isu kekesalan pelaku UMKM lokal yang merasa tidak diberdayakan pihak pelabuhan dalam kunjungan wisatawan tersebut. (Ar/ktn)
