BPPRD Batu Bara Layangkan SP 1 Kepada Pengelola Jembatan Produksi Wisata di Pantai Sejarah

Bagikan :

Ini Hari Produksi Wisata Pantai Sejarah di Surati BPPRD Batu Bara

BATU BARA – Kliktodaynews.com – Dini hari
Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Batu Bara mulai melayangkan SP 1 kepada pengelola Jembatan Produksi Wisata di Pantai Sejarah atau yang sering didengar Ekowisata Hutan Mangrove. Senin (5/7/2021).

Hal ini diungkap oleh Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Batu Bara Rijali, S.Pd melalui pesan Whatsapp nya pada Minggu (4/7/2021).

Menurut Rijali, jika memang dugaan kecurangan dalam penjualan tiket masuk di Jembatan Wisata Pantai Sejarah itu memang benar terjadi, sudah pasti Pemkab Batu Bara dirugikan dan pihaknya tidak akan tinggal diam dan pasti akan memberikan sanksi.

“Jika memang ini yang terjadi, sudah pasti Pemkab dirugikan, untuk itu Pemerintah mengharap kepada seluruh pelaku usaha agar jujur dalam melaporkan pajaknya.

Rijali, juga berharap kesemua pihak untuk membantu Pemerintah dalam pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan daerah.

Karena pajak yang dibayar merupakan kontribusi dari masyarakat untuk pembangunan Batu Bara.

Baca Juga :  Kadishub Bersatu Melawan Covid-19 : Dari 10 TKI Ada 8 dari Kab Batu Bara dan 2 dari Kab Langkat. Diperiksa Tenaga Medis Berpakaian APD.

Pemkab segera melakukan teguran dan pemberitahuan kepada pelaku usaha untuk jujur dalam penyampaian laporannya,” tegasnya.

Rijali juga menyampaikan bahwa saat ini untuk pembayaran pajak pada Ekowisata Hutan Mangrove menggunakan sistem self assesment.

“Kalau pembayaran masih lancar, karena sistem pembayarannya self assesment dan pembayarannya pajak baru mulai sekitar bulan maret. Karena kemarin masih berkaitan dengan Dispora dan Dishub sebelum di bulan maret,” cetusnya. (STAF07/KTN)

Bagikan :