Ketua DPC PBB Samosir: “Pemkab Samosir Diminta Perhatikan Nasib Pengusaha KJA Yang Merugi”

Bagikan :

Samosir – Kliktodaynews.com Terkait kejadian matinya ratusan ton ikan di Kabupaten Samosir, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Samosir Roland MR Sitanggang berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir memperhatikan nasib yang menimpa pengusaha Keramba Jaring Apung (KJA).

“saya turut prihatin atas apa yang dialami oleh para pengusaha KJA. Atas kejadian ini saya berharap Pemkab Samosir agar memperhatikan nasib para pengusaha KJA yang merugi” ujar Roland

Hal ini disampaikan Ketua PBB DPC Samosir saat ditemui Kliktodaynews di Kantor PBB tepatnya di Sait Nihuta, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir pada jumat, 23 Oktober 2020.

Sebelumnya telah diberitakan, telah terjadi kematian ratusan ton ikan KJA di daerah Siogung-Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir pada rabu, 21 Oktober 2020.

Berdasarkan pantauan di lapangan, bangkai ikan yang telah membusuk dan menimbulkan aroma tak sedap disekitar lokasi ini, dikuburkan di daerah perbukitan tepatnya di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir pada jumat, 23 Oktober 2020.

Baca Juga :  Hendak Menyebrang Jalan, ASN Dinas Perhubungan Samosir Ditabrak Sepeda Motor


Ditempat yang sama, Sekretaris Cabang PBB DPC Kabupaten Samosir mengungkapkan kejadian matinya ikan KJA dalam jumlah yang sangat banyak ini telah terjadi dua kali, tepatnya pada tahun 2018 lalu, kemudian tahun ini juga.

“Iya kejadian ini berarti sudah terjadi dua kali, pertama dulu tahun 2018 juga terjadi kematian ratusan ton ikan juga di daerah pintu sona. Yang menjadi pertanyaan apakah ini sebuah kesalahan yang terulang kembali atau ada faktor alam” jelas Ambrosius Simbolon (EDW/KTN)

Bagikan :