Pekan Baru, Kliktodaynews.Com – DPD LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia Provinsi Riau akan laporkan Kepala SMAN 2 Gunung Sahilan, Bujang ke Kepolisian Daerah Provinsi Riau atas dugaan Korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang bersumber dari Pemerintah Pusat guna meningkatkan kualitas pendidikan secara akuntabel, demikian dikatakan, Rudi Walker Purba kepada Wartawan Klikitodaynews pada Selasa (10/2/2026) di Kota Pekan Baru.
Masih kata Rudi Walker Purba, “Bujang yang diangkat menduduki 3 jabatan sebagai Kepala Sekolah di SMAN 2, SMA Gunung Sari dan di SMA Kampar kiri Kiri Lipat Kain, dimana semenjak dirinya menjabat sebagai Kepala Sekolah kerap semena-mena memangkas anggaran Batuan Operasional Sekolah diperuntukkan memperkaya pribadinya dan semenjak beliau menjabat di 3 Sekolah itu, banyak para guru-guru mengeluhkan adanya pemangkasan dan BOS,” jelas Walker sesuai keterangan yang diperoleh dari Siswa dan Guru disetiap Sekolah secara terpisah.
Sebutnya lagi,” berdasarkan itulah kami telah melayangkan surat Klarifikasi kepada Bujang tentang penggunaan dana BOS dari tahun anggaran 2023- 2025 di SMAN 2 Gunung Sahilan, diduga ada kebocoran anggaran fiktip sebesar Rp.249.565.186 untuk kegiatan sarana dan prasarana dan pengelembungan pembayaran honorer dengan nilai Rp.280.000.000 di SMAN 2,”
“Dan diduga penggunaan anggaran fiktip untuk kegiatan pengembangan perpustakaan sebesar Rp.116.078.000, dan untuk penganggaran biaya administrasi sebesar Rp.127.622.098, juga diduga fiktip,” duganya.
Ia menambahkan,” sedangkan dugaan Korupsi di SMA Negeri 1 Kampar Kiri pada tahun 2024 terhadap pekerjaan pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp.348.527.850 kita duga fiktip pelaksanaan kegiatannya,” bebernya.
