Direktur LRR Pematangsiantar : Jangan Golput, Coblos Demi Masa Depan Indonesia

Direktur LRR ( LINGKAR RUMAH RAKYAT ) PEMATANGSIANTAR
Direktur LRR ( LINGKAR RUMAH RAKYAT ) PEMATANGSIANTAR
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews Direktur LSM LRR ( Lingkar Rumah Rakyat ) Bangun P.Pasaribu Spd. mengajak warga Kota Pematangsiantar agar ikut serta berpartisipasi dalam sukseskan pemilu 17 April 2019. Pesta demokrasi yang diadakan sekali 5 tahun ini merupakan moment yang dinanti-nantikan seluruh warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih.

Mari bersama sama ajak seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih agar mau mendatangi tempat-tempat pemungutan suara pada pemilu legislatif 17 April 2019, lalu tentukan dan pilihlah partai politik dan calon legislatif yang jujur dan layak dipercaya. Jangan jadi golongan putih (golput). Memilih untuk menjadi golput sama artinya dengan bersikap menyerah. Goput merupakan bentuk sikap apatis terhadap nasib bangsa ini ke depan.

Dengan tidak memilih atau Golput, seorang pemimpin nasional tetap akan hadir pada pemilu presiden tahun ini. Yang artinya, suka atau tidak suka, setuju atau pun tidak setuju, orang-orang yang tidak menggunakan hak suaranya tetap harus mengikuti apa yang sudah menjadi pilihan orang lain yang berpartisipasi dengan mencoblos pada pilihan legislatif dan pilihan presiden.

Setiap pemilih akan mendapatkan 5 kertas surat suara. Berdasarkan Keputusan KPU RI No. 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018, berikut lima jenis surat suara di Pemilu 2019.

1. Abu-abu

Surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, dengan ukuran 22×31 cm.

2. Merah

Surat suara Pemilu Anggota DPD RI, terdiri dari 9 kategori ukuran, tergantung jumlah Calon DPD di tiap provinsi.

3. Kuning

Surat suara Pemilu Anggota DPR RI, dengan ukuran 51×82 cm.

4. Biru Surat suara Pemilu Anggota DPRD Provinsi, dengan ukuran 51×82 cm.

5. Hijau Surat suara Pemilu Anggota DPRD Kab./Kota, dengan ukuran 51×82 cm.

Anak-anak muda memang harus ikut berkontribusi bagi bangsa ini. Bukan diam dan tidak memilih alias golput. Ajang pesta demokrasi ini harus merupakan salah satu saluran bagi anak muda untuk menyuarakan hak mereka. Jangan menyia-nyiakan kesempatan sekali dalam 5 tahun ini.

Untuk itulah, walaupun kita mempunyai banyak alasan yang memungkinkan kita untuk Golput saat Pemilu, lebih baik kita coblos saja salah satu kandidat yang menurut kita lebih baik dari kandidat yang lain dengan mempertimbangkan visi dan misinya bukan hanya memilih karena faktor kekerabatan atau karena adanya politic money yang dilakukan oleh kandidat tersebut.

Mari bersama-sama mengajak keluarga, sahabat dan orang-orang terdekat anda untuk ikut serta mensukseskan pemilu 17 April 2019 *SALAM DEMOKRASI*.

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*