Waspada, Lubang Menganga di Simpang Jalan Jambu-Farel Pasaribu Dikhawatirkan Makan Korban

Lubang menganga persis di simpang Jalan Jambu-Farel Pasaribu, Pematangsiantar
Bagikan :

PEMATANGSIANTAR – Kliktodaynews.com|| Sebuah lubang menganga di jalan Pematangsiantar tepatnya di Simpang Jalan Jambu – Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Pardamean.  Lubang itu muncul diakibatkan gorong-gorong yang mulai amblas persis tepat di tengah jalan.

Menurut informasi yang didapat dari warga sekitar awal nya lubang itu kecil , hingga beberapa bulan kemudian melebar hingga hampir memenuhi jalan.

“Amblasnya gorong-gorong disimpang itu diduga akibat sering dilalui truk bermuatan yang melebihi tonase ,”sebut salah satu warga kepada kliktodaynews, Selasa (7/9/2021).

Masih menurut warga, hingga saat ini penanganan dari pemerintah belum ada.

“Pernah ditimbun warga sekitar dengan menggunakan goni yang diisi dengan tanah, cuman ya hanya bertahan beberapa hari saja,”imbuhnya.

Kalau tidak segera ditangani oleh pihak pemerintah, dikhawatirkan seluruh jalan ini akan amblas .

Terpisah, Feri (32) kepada awak media mengaku beberapa minggu yang lalu sebuah truk masuk kedalam lubang tersebut.

“Kejadian nya malam hari, ban mobil amblas masuk kedalam lubang,”sebutnya.

Kami berharap kepada pemerintah kota Pematangsiantar segera melakukan perbaikan, kami khawatir selain akan memakan korban , jalan ini akan ambruk seluruhnya.

Baca Juga :  Kapolres Siantar Instruksikan Dinas Terkait Untuk Ikut Menertibkan Para Pedagang dan Parkir Berlapis Penyebab Kemacetan

Pantauan awak media di lokasi, besar amblasnya gorong-gorong sudah mencapai sekitar 90 cm dengan kedalaman 30 cm. Tidak ada tanda peringatan di jalan yang amblas. Para pengendara harus waspada saat melintasi , terutama di malam hari.

Lurah Pardamean, Edo saat di konfirmasi melalui saluran telepon mengatakan bahwa sudah melaporkan terkait jalan yang rusak akibat gorong-gorong amblas.   .

“Kelurahan sudah melaporkan pakai surat resmi disertai foto-foto beberapa minggu yang lalu ke dinas PU Pematangsiantar,”sebut Lurah.

Lurah juga menambahkan , jalan tersebut sering dilalui truk-truk bermuatan yang melebihi tonase.

“Sering truk besar melalui jalan tersebut, kemungkinan itu yang buat rusak,”tutup Lurah. (WK/KTN)

 

Bagikan :