Walikota Siantar Minta BP3D Tindak Lanjut Masalah Smart City

Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM, saat membuka Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) triwulan III tahun anggaran 2019, di ruang Serbaguna kantor BP3D, Jalan Merdeka No 2, Rabu (9/10)
Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM, saat membuka Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) triwulan III tahun anggaran 2019, di ruang Serbaguna kantor BP3D, Jalan Merdeka No 2, Rabu (9/10)
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews.com Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (BP3D) Pematangsiantar diminta menindaklanjuti masalah program Smart City. Permintaan itu disampaikan Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM, saat membuka Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) triwulan III tahun anggaran 2019, di ruang Serbaguna kantor BP3D, Jalan Merdeka No 2, Rabu (9/10).

Hefriansyah mengatakan, guna mewujudkan pelaksanaan APBD secara tepat waktu, mutu, dan sasaran, serta didukung tertib administrasi yang prima, salah satu upaya adalah melakukan pengendalian dan evaluasi secara intensif. Semua itu dilaksanakan secara internal masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku pengguna anggaran.

“Penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan merupakan mata rantai yang saling berkesinambungan. Karena itu, perlu saya tekankan aktivitas pengendalian tidak hanya dalam bentuk rapat. Tapi juga konsultasi, koordinasi, surat menyurat, dan lainnya secara keseluruhan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan yang sudah direncanakan,” sebutnya.

Kepada para pimpinan OPD, Hefriansyah menyampaikan beberapa hal penting. Di antaranya, melakukan pembenahan dan perbaikan yang dianggap perlu terhadap kinerja, terus bekerja lebih keras, serta berkarya nyata dalam membangun Kota Pematangsiantar sesuai norma dan kaidah yang berlaku.

“Semua pimpinan OPD harus dapat mengendalikan seluruh kegiatan di lingkup OPD-nya agar seluruh kegiatan yang telah dianggarkan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu dengan kualitas prima,” tukasnya.

Khusus pelaksanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa, Hefriansyah meminta agar dilaksanakan lebih berhati-hati.

“Kepada BP3D diminta untuk tindak lanjutin masalah Smart City. Kepada Plh Sekda agar terus tingkatkan kedisplinan para aparatur Pemerintah Kota Pematangsiantar dengan rutin melaksanakan apel di lingkungan kerja masing-masing OPD. Karena dengan meningkatnya kedisiplinan dan kekompakan, kita para aparatur pemerintahan akan lebih efektif lagi bekerja untuk kemajuan Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini,” tegasnya.

Sedangkan guna mengevaluasi pelaksanaan kegiatan seluruh OPD, termasuk perusahaan daerah, Hefriansyah mengingatkan agar belum menyampaikan laporan, segera mungkin menyampaikannya.

Sebelumnya, Plt Kepala BP3D Pematangsiantar Drs Midian Sianturi dalam laporan yang disampaikan Sekretarisnya mengatakan, kegiatan ini bermaksud membandingkan realisasi masukan, keluaran, dan hasil terhadap Rencana Kerja Operasional (RKO), optimalisasi pelaksanaan pembangunan melalui rakorbang dengan memperkuat koordinasi melalui monitoring, pengendalian, dan evaluasi di setiap OPD.

“Pimpinan memberikan arahan dan bimbingan sebagai bagian dari proses manajemen sehubungan dengan dinamika pelaksanaan rencana pembangunan di Kota Pematangsiantar agar semakin Mantap, Maju, dan Jaya,” sebutnya.

Rakorbang dihadiri Plh Sekda Pematangsiantar Kusdianto SH, para staf ahli, asisten, pimpinan OPD, Badan Layanan Umum Daerah, Perusahaan Daerah (Perusda), para kabag, serta camat se-Kota Pematangsiantar, dan narasumber Hj Masni SH. (RED/KTN)

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*