Untuk itu, Wesly mengajak untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun untuk memperkuat iman, persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial.
“Dengan semangat kebersamaan, toleransi, dan kasih, saya yakin Kota Pematangsiantar akan terus tumbuh menjadi kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya mengucapkan selamat mengikuti Ibadah Syukur Tahun Baru Sinode GKPI 2026. Kiranya Tuhan senantiasa memberkati setiap rencana dan pelayanan kita di tahun yang baru ini,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Badan Pekerja Rapat Pendeta (BPRP) GKPI Pdt Wilfried Ernanda Hutapea MTh menyampaikan, tahun baru bukan hanya sebatas pergantian kalender, melainkan ruang rahmat dan kerendahan hati, serta anugerah yang harus dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Sekjen GKPI Pdt Parsaoran Sinaga MMin MTh mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, perwakilan Pemko Pematangsiantar maupun Pemkab Simalungun, serta tokoh yang hadir. Atas kerjasama dan kontribusi, Ibadah Syukur GKPI Tahun 2026 dapat berjalan lancar.
“Kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam perjamuan,” katanya.
Mewakili undangan, Dr Jopinus Ramli Saragih dalam sambutannya mengaku bernostalgia hadir di acara Ibadah Syukur GKPI Tahun 2026. Sebagai mantan Bupati Simalungun dua periode, ia mengaku sering bersama-sama GKPI saat Natal gabungan.
Acara diisi dengan Launching Tahun Pelayanan/Renstra GKPI Tahun 2026 dan pemukulan Tagading oleh Wesly diwakili Happy, mewakili Bupati Simalungun, JR Saragih, dan Bishop GKPI, tanda dimulainya Renstra GKPI Tahun 2026, serta pelepasan balon.
