“Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi Ketupat Toba 2026 dilaksanakan secara terpusat dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah serta stakeholder terkait lainnya, yang bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, jalur mudik, serta objek vital lainnya,” tuturnya.
Apel gelar pasukan diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sehingga rangkaian perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Pematangsiantar dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Jenderal Listyo Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dari unsur TNI, pemerintah daerah, dan mitra kamtibmas lainnya atas partisipasi mereka dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat Toba 2026.
“Apel gelar pasukan ini adalah komitmen nyata sinergisitas lintas sektor untuk menyukseskan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri,” tukasnya.
Turut hadir, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan, Dandenpom I/1 Pematangsiantar diwakili Mayor CPM Unchok Hutasuhut, Kadishub Pematangsiantar Drs Daniel Siregar, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedi Idris Harahap STP MSi, Plt Kadis Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak SKM MKes, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Herry Okstarizal SH MH, dan PT STTC diwakili dr Chairul.
