“Masjid bukan sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan akhlak, serta pemberdayaan sosial dan pendidikan. Dengan selesainya renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah ini, saya berharap masjid semakin nyaman, representatif, dan mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan yang memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Ia juga mengatakan, Pemko Pematangsiantar senantiasa mendukung peran aktif organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk Muhammadiyah, dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan berkeadaban. Sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat seperti inilah yang menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
“Saya juga mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk memakmurkan masjid ini, tidak hanya dengan shalat berjamaah, tetapi juga dengan berbagai kegiatan positif seperti pengajian, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi umat,” tukasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menceritakan, kader Muhammadiyah merupakan salah satu pembaharuan umat dalam ikut mencerdaskan anak bangsa serta sinergi keumatan.
“Saya sampaikan bahwa itu bukti kemandirian Muhammadiyah dalam bersyarikat. Hari ini kita saksikan penyerahan renovasi masjid yang bekerja sama dengan BPKH. Inilah fungsi rumah ibadah, juga sebagai pilar proses pendidikan anak generasi bangsa. Termasuk di dalamnya juga tempat-tempat ibadah, fungsi rumah ibadah ini harus menjadi fungsi sosial dan interaksi kepada masyarakat dan umat,” sebutnya.
