Wali Kota Wesly Bersama Kepala BI dan TPID Bahas FGD Tracking Inflasi Jelang Ramadhan dan Idulfitri

Bagikan :

Jadi sasaran kita untuk menekan laju inflasi, di bulan Februari dan maret sudah ada jadwal, dan langkah strategis untuk intervensi harga,” tuturnya.

Junaedi juga menyampaikan, solusi menjaga inflasi yaitu komoditas bahan pokok dengan cold storage dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

“Pasar murah akan dilaksanakan langsung oleh pedagang yang bekerja sama dengan pemerintah kota. Ini real akan kita lakukan, agar langsung pedagang yang melakukan intervensi dalam menjaga inflasi,” tegasnya.

Ia berharap mekanisme pembaharuan dalam melakukan gerakan pangan murah, seperti langsung intervensi ke pedagang dengan mitra-mitra Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.

Junaedi juga meminta agar Dinas Kominfo menyebarluaskan setiap program intervensi inflasi serta dampak penanganan inflasi dari TPID.

Perwakilan BPS mengatakan, “Memang kita mengalami deflasi. Mudah-mudahan nanti kita bisa menekannya, sehingga nanti di Februari juga kita bisa mengalami deflasi. Kalau menjelang puasa dan Lebaran itu lima komoditas yang biasanya mempengaruhi, seperti cabai merah, bawang merah, telur, daging ayam ras, dan cabai rawit,” tukasnya.

Kemudian, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian L Pardamean Manurung menyampaikan kelompok tani mitra panen komoditi terkait cabai merah langsung dijual ke masyarakat dan ada yang melalui media sosial.

“Cold storage lagi kita pesan dan ini nanti bekerja sama dengan PD PHJ untuk penempatannya. Dalam waktu dekat akan datang, dan mudah-mudahan cold storage ini dapat menjaga kesegaran komoditas.

Bagikan :