Update Terkini soal Perkembangan Kasus Teror Bom di Siantar, Kejari Siantar Minta Polisi Periksakan Kejiwaan Tersangka Reno

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Siantar, Edi Tarigan SH, MH
Bagikan :

PEMATANGSIANTAR – Kliktodaynews.com|| Setelah dilakukan penelitian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Siantar mengembalikan berkas perkara (P21) Teror tas bertuliskan “Awas Bom” dilakukan Reno Ryanndi alias Reno (40) yang sudah ditetapkan pihak kepolisian sebagai tersangka dan ditahan.

“Benar semalam kita telah mengembalikan berkas perkara teror bom itu kepada penyidik kepolisian,”ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Siantar, Edi Tarigan SH, MH didampingi Rahma Hayati Sinaga selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dihunjuk menangani perkara itu ditemui wartawan di ruangan kerjanya, Rabu (22/9/2021) siang.

Edi enjelaskan pengembalian berkas perkara tersebut didasari hasil penelitian belum ditemukan adanya unsur tindak pidana yang dilakukan Reno tersebut dan meminta penyidik kepolisian supaya memperiksakan kejiwaan atau Observasi terhadap Reno apalagi Kuasa Hukum nya Roy Yantho Simangunsong SH ada menyerahkan surat Yayasan Rehabilitasi Mercusuar Doa yang menyatakan Reno sudah pernah menjalani perawatan gangguan kejiwaan.

“Kami meminta penyidik kepolisian agar melakukan pemeriksaan kejiwaan Reno tersebut sehingga berkas perkara itu,”katanya.

Baca Juga :  PDIP Rebut Hati Rakyat Siantar, Meraih 8 Kursi Di DPRD

Selain itu, Edi menambahkan ada juga keterangan saksi warga dan beberapa tetanga yang menyatakan Reno mengalami gangguan jiwa sejak orangtuanya, kemudian didalam berkas perkara ada disebutkan pekerjaan Reno dari tahun 2019 hingga sekarang ini berjalan-jalan di inti kota  serta kondisi Reno tidak sehat jasmani dan rohani.

Reno sama sekali tidak ada berniat untuk melakukan pengancaman melainkan hanya iseng, dimana tas berisi abntu itu digantungkannyadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena Reno merasa capek terus menyandangnya sehingga ingin minum di Jalan Wandelfat.

“Jadi kami meminta penyidik kepolisian agar melakukan pemeriksaan kejiwaan Reno Riandi tersebut sebelum diproses untuk mempertanggung jawabi perbuatannya. Oleh pihak kepolisian, Reno dipersangkakan Pasal 336 ayat 2 KUHPidana,”Pungkas Edi Tarigan sembari diamini Rahma Hayati Sinaga.

Sementara itu Roy Yanto Simangunsong SH selaku Kuasa Hukum Reno Riandi mengatakan sikap pihak Kejari Siantar mengembalikan berkas perkara dan meminta pihak kepolisian memeriksakan kejiwaan Reno sudahlah tepat sekali.

“Sikap pihak Kejari Siantar meminta diakukan pemeriksaan kejiwaan klian kami sudah lah tetap. Jadi kiranya pihak Kepolisian memeriksakan kejiwaan kami demi demi kepastian hukum yang di jalani Reno,”kata Roy Yantho singkat.

Bagikan :