Tragis! Anak 7 Tahun Tewas Tertimbun Urukan Tanah di Tambun Nabolon

Bagikan :

PEMATANGSIANTAR– Seorang anak berinisial Z (7) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun urukan tanah di Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Kamis (1/1/2026) malam.

Pencarian korban dilakukan sejak sore hari oleh warga setempat bersama Lurah Tambun Nabolon, Bhabinkamtibmas, serta personel Polsek Siantar Martoba dan Polres Pematangsiantar. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di lokasi urukan tanah yang tengah diratakan untuk pembangunan perumahan.

Sebelumnya, aparat kelurahan dan kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait seorang anak yang diduga tertimbun tanah urukan. Proses pencarian dilakukan secara manual dan juga dengan alat berat dengan bantuan warga di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan urukan tanah telah berlangsung sekitar dua minggu dengan menggunakan dua alat berat dan sejumlah dump truck untuk memindahkan tanah ke area yang lebih rendah.

Salah seorang warga Tambun Nabolon, Raycand, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kurangnya perhatian pengusaha perumahan terhadap aspek keselamatan selama proses urukan tanah. Ia menekankan bahwa lokasi urukan berada tidak jauh dari Sekolah Dasar (SD), sehingga seharusnya pengamanan lebih diperketat.

Selain itu, Raycand juga menyebutkan bahwa aktivitas urukan tanah telah merusak saluran parit yang sebelumnya dibangun pemerintah. Akibatnya, aliran air hujan tidak berjalan sebagaimana mestinya dan mengalir langsung ke badan jalan, yang berpotensi merusak aspal.

Bagikan :