Tower (BTS) Berdiri Di Lingkungan Padat Penduduk Tidak Memiliki Izin Dari Pemerintah

Tower Yang Berdiri Di Halaman Salah Satu Warga Tidak Mempunyai Izin Dari Pemerintah Setempat
Tower Yang Berdiri Di Halaman Salah Satu Warga Tidak Mempunyai Izin Dari Pemerintah Setempat Lokasi Jalan Loba Kelurahan Tomuan, Pematangsiantar
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews Salah satu tower (BTS) milik operator telekomunikasi berdiri di atas lahan yang padat penduduk. Lokasi tower berada di lingkungan rumah masyarkat yang tidak diketahui siapa pemilih lahan tersebut. Tower tersebut berada di Jl.Lobak, Tomuan, Siantar Timur Pematangsiantar.

Menurut masyarakat/warga yang berada di sekitar tower, mereka tidak tau tiba-tiba ada tower yang berdiri. Ntah kapan itu tower dikerjai tiba-tiba aja sudah berdiri tower di depan rumah.

Masyarakat Lingkungan Kelurahan Tomuan Siantar Timur menolak berdirinya tower Base Transceiver Station (BTS) di pemukiman mereka.

“Kami menolak pendirian tower di lingkungan kami. Jadi semua warga tidak setuju, tanpa adanya pemberitahuan tanpa sosialisasi, warga juga takut dengan radiasinya. Kami tidak pernah menyatakan persetujuan pendirian tower tersebut.

Membangun tower telekomunikasi tidak dapat dilakukan sembarangan. Harus memperhatikan berbagai aspek, salah satunya dampak radiasi terhadap masyarakat. Apalagi pendirian tower itu tidak memiliki izin sama sekali dari pemerintah setempat.

Ketika kliktodaynews.com menanyakan ke Lurah Tomuan Siantar Timur Pak Sunardi mengenai pendirian tower tersebut dia mengatakan saya tidak tau bang tentang keberadaan tower tersebut , dan kami tidak ada mengeluarkan izin dari kelurahan.

Baca Juga :  REMAJA / NAPOSO BULUNG HKBP BARIS ADAKAN BAKTI SOSIAL KE PANTI ASUHAN ELIM


Kita mencoba menghubungi melalui saluran telepon ke Camat Siantar Timur Robert Sitanggang S.STP, Robert mengatakan tidak mengetahui ada berdirinya tower di wilayah kerjanya. Tidak ada kami tau pendirian tower tersebut di Tomuan. Saya sudah memerintahkan Sekjam Jupiter Sitepu untuk menghecek ke lokasi langsung, tutupnya mengakhiri pembicaraan. (BP)

Bagikan :